Raih WTP Dua Kali Berturut-turut, LPJ Bupati-Wabup Bogor 2025 Diterima Wakil Rakyat
Walaupun ada sedikit catatan dari BPK, DPRD Kabupaten Bogor menerima laporan pertanggungjawaban (LPJ) Bupati-Wabup Bogor TA 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Walaupun ada sedikit catatan dari BPK, DPRD Kabupaten Bogor menerima laporan pertanggungjawaban (LPJ) bupati-wakil bupati Bogor TA 2025.
Seperti diketahui, pada awal Juni lalu untuk kedua kalinya secara berturut-turut Pemkab Bogor meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.
"Dengan raihan opini WTP, maka LPJ kami diterima DPRD Kabupaten Bogor," ujar Wakil Bupati Bogor Jaro Ade kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).
Jaro Ade menuturkan, walaupun meraih WTP jajarannya masih mendapatkan catatan dari BPK. Catatan-catatan itu akan dibahas lebih lanjut antara DPRD Kabupaten Bogor bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
Sedangkan, Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menambahkan terkait catatan-catatan yang lama dari BPK pada kepemimpinan Pj bupati maupun bupati sebelumnya tetap harus ditindaklanjuti.
Catatan tersebut di antaranya terkait PT Prayoga Pertambangan Energi, RSUD Bogor Utara, aset daerah, penyelewengan dana bantuan operasional sekolah (BOS), dan lainnya.
"Untuk catatan-catatan yang lama tentunya menjadi pekerjaan rumah kami yang harus dibenahi, tentunya selain oleh Inspektorat, juga dibantu Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor," tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengapresiasi pengelolaan tata keuangan daerah yang dilakukan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade.
Dia mengaku akan melaksanakan tugas pokok fungsi (Tupoksi) dengan melakukan pengawasan.
"Catatan-catatan dari BPK akan kami tindaklanjuti, dan kekurangan dalam pengelolaan tata keyangan daerah tersebut akan diperbaiki dan disempurnakan," tukasnya.
Editor : Doni Ramdhani

