Sosialisasikan Germas, Netty: Pemerintah dan Masyarakat Harus Bekerja Sama Merealisasikan Transformasi Kesehatan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cirebon- Anggota DPR RI Komisi IX Netty Prasetiyani Aher menjelaskan bahwa pandemi belum berakhir, sehingga pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam memerangi segala macam penyakit.
"Butuh aksi nyata bahwa pemerintah berupaya merealisasikan layanan kesehatan yang transformatif. Kondisi layanan kesehatan primer maupun layanan rujukan saat ini masih belum optimal dalam melayani masyarakat," ujar Netty dalam acara Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat pada Sabtu (20/08/2022) di Aula SMAN 7, Kota Cirebon.
Netty juga meneruskan keluhan masyarakat akan sulitnya akses terhadap layanan rujukan, seperti, saat perubahan dari kepesertaan mandiri ke PBI dan masih banyaknya jenis biaya kesehatan yang belum dicover oleh layanan rujukan.
"Masih banyak ditemukan kendala penggunaan BPJS yang menyulitkan mayarakat seperti rumitnya admimisyrasi birokrais layanan. Selain itu, banyak juga keluhan RS yang klaim pembiayaan kesehatannya belum dibayarkan oleh pihak BPJS," kata Netty.
Oleh karena itu, Netty meminta masyarakat agar membantu pemerintah dengan tindakan preventif dan menjaga kesehatan.
"Layanan kesehatan memang tanggung jawab pemerintah. Dengan jumlah penduduk yang besar, biaya kesehatan pun sangat tinggi. Bantu pemerintah dengan menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit. Ini merupakan tugas pokok dari setiap individu," ujarnya.
"Penyakit itu timbul akibat keacuhan dan ketidakpedulian. Meskipun pelayanan kesehatan baik, jika upaya pencegahan mandiri kurang, maka kondisi kesehatan masyarakat tidak akan berubah," tambah Netty.
Menurut Netty, masih banyak masalah kesehatan yang menjadi PR hari ini. "Seperti, stunting, yang bukan hanya soal gagal tumbuh dan kurang gizi saja, namun juga memiliki dampak besar pada taraf intelektual dan daya berpikir anak."
Dengan demikian, menurut Netty, kesadaran hidup sehat perlu disosialisasikan dengan masif guna menjaga kesehatan.
"Salah satunya melalui tujuh langkah germas yaitu; melakukan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, periksa kesehatan secara rutin, menjaga kebersihan, dan menggunakan jamban sehat," paparnya.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh dr Adiani Vini Dewi selaku Kabid Layanan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr Lailan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon, serta anggota DPRD Kota Cirebon, H. Karso dan Yusuf.
Editor : tantan


