BPBD Garut Distribusikan 50 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
BPBD Kabupaten Garut bekerja sama dengan PDAM menyalurkan 50 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - BPBD Kabupaten Garut bekerja sama dengan PDAM menyalurkan 50 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
"Total 50 ribuan liter air disalurkan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh dikutip dari Antara, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, saat ini sudah memasuki musim kemarau yang menyebabkan sejumlah daerah dilaporkan mulai kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber air yang ada sudah kering dampak kemarau.
Dia menyebutkan daerah yang sudah mendapatkan pasokan air bersih yakni Kecamatan Sucinaraja 25 ribu liter air, Kecamatan Cibatu 15 ribu liter air, dan Kecamatan Tarogong Kaler 10 ribu liter air.
"Seluruh sumber air bantuan berasal dari PDAM untuk menjamin kualitas air bersih," katanya.
Dia menyebutkan, air bersih yang disalurkan itu untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat 1.797 jiwa atau total 605 kepala keluarga di berbagai kampung dan desa di tiga kecamatan.
BPBD Garut bekerja sama dengan PDAM Garut dan Dinas Sosial Garut untuk menyalurkan air bersih menggunakan 10 truk tangki air.
"Operasi ini melibatkan pergerakan akumulatif 10 armada tangki air selama periode Mei sampai Juli," katanya.
Saat ini, BPBD Garut mengandalkan sumber air dari PDAM Garut melalui program tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu pemenuhan kebutuhan air masyarakat secara gratis di daerah terdampak kekeringan.
Menurutnya, daerah yang terdampak kekeringan itu belum terlalu meluas, sejumlah daerah masih terpenuhi kebutuhan air bersih berasal dari sumber air di lingkungannya.
"Belum, intinya masih tetap terkoordinasi ya, maksudnya masyarakat masih bisa mendapatkan air, belum terlalu jauh terganggu kehidupannya," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani


