Sumardi Warga Terdampak Penutupan Usaha Tambang Bersyukur dapat Dana Kompensasi dari Pemprov Jabar
Sebanyak 9.628 kepala keluarga masyarakat Kecamatan Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang terdampak penutupan sementara operasional usaha tambang mendapatkan dana kompensasi dari Pemprov Jabar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Sebanyak 9.628 kepala keluarga masyarakat Kecamatan Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang terdampak penutupan sementara operasional usaha tambang mendapatkan dana kompensasi dari Pemprov Jabar.
Mereka bakal mendapatkan uang atau dana kompensasi sebesar Rp3 juta per bulan, selama 3 bulan yaitu dari November hingga Januari mendatang.
"Hari ini kami memberikan dana kompensasi sebesar Rp3 juta untuk 9.628 kepala keluarga yang terdampak penutupan sementara operasional usaha tambang, dana kompensasi ini, kami berikan selama 3 bulan," kata Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Senin 3 November 2025.
Dedi Mulyadi menyayangkan, usaha tambang yang banyak menghasilkan uang, ternyata upah buruhnya sangat murah.
Buruh usaha tambang seperti supir dan tukang belah batu, hanya mendapatkan upah harian sebesar Rp50-80 ribu per hari.
Padahal, seperti ukuran mobil truknya, risiko supir truk tamban sangat besar dan rawan mengalami kecelakaan lalu lintas.
"Kami akan formulasikan, bagaimana penghasilan mereka bisa lebih besar dibanding hari ini, mereka mendapatkan asuransu. lalu, kami juga akan upayakan agar para supir bisa 'narik' dari mobil truk colt dieselnya sendiri, yang kreditnya tanpa uang muka dari BJB (Bank Jabar Banten)," tuturnya
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi menjelaskan di bahwa warga Desa Cipinang dan Desa Rengasjajar, Cigudeg belum masuk dalam data penerima dana kompensasi, yang diambil dari anggaran belanja tidak terduga (BTT) dengan total anggaran lebih dari Rp 6 miliar.
"Bakal ada tambahan data warga penerima dana kompensasi karena dari 19 desa terdampak mungkin hingga lebih dari 10.000 kepala keluarga, dua desa yaitu Desa Cipinang dan Desa Rengasjajar, Cigudeg belum masuk dalam data penerima dana kompensasi," jelas DPMD) Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi.
Kades Lumpang, Parungpanjang Muhamad Rodis Faisal berharap, warganya yang belum terverifikasi mendapatkan dana kompensasi baru 169 kepala keluarga.
"Kami berharap, warga kami yang belum terdampak dan memang benar terdampak penutupan sementara usaha tambang, bisa juga mendapatkan dana kompensasi," ujar Muhamad Rodis Faisal.
Sumardi, warga Desa Lumpang yang sehari-hari bekerja sebagai buruh lepas atau supir truk tambang bersyukur mendapatkan dana kompensasi dari Pemprov Jabar.
"Alhamdulillah, atas besar kecilnya dana kompensasi dari Pemprov Jawa Barat. Sejak beberapa bulan ini saya bekerja sebagai kuli bangunan untuk menghidupi istri dan 3 orang anak dan semoga, rencana supir truk tambang bisa bekerja di Pemprov Jawa Barat bisa direalisasikan," ungkap Sumardi.
Editor : Doni Ramdhani


