Tak Hanya Relokasi, Pemkot Cimahi Bakal Bongkar Rumah Warga yang Terdampak Tanah Ambles di Cibabat

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira memastikan bakal membongkar rumah warga yang terdampak amblesnya tanah bekas galian pasir di Gang Ikras 2, Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Tak Hanya Relokasi, Pemkot Cimahi Bakal Bongkar Rumah Warga yang Terdampak Tanah Ambles di Cibabat
Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan untuk mencegah risiko yang lebih besar. Sehingga, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bakal segera melakukan kajian teknis terhadap kondisi tanah di kawasan tersebut. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira memastikan bakal membongkar rumah warga yang terdampak amblesnya tanah bekas galian pasir di Gang Ikras 2, Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan untuk mencegah risiko yang lebih besar. Sehingga, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bakal segera melakukan kajian teknis terhadap kondisi tanah di kawasan tersebut.

"Pemerintah harus cepat melakukan kajian terkait tanah ini. Jika dampaknya meluas, kami akan merapatkan kembali dengan pihak terkait untuk mencari solusi jangka panjang," kata Adhitia belum lama ini.

Sebagai langkah administratif, pihaknya telah menginstruksikan lurah setempat untuk melakukan pendataan legalitas kepemilikan lahan warga terdampak.

"Jika memang diperlukan relokasi permanen, maka kita akan mencari tempat baru yang lebih aman," ujarnya.

"Ini harus dipikirkan matang-matang karena lahan yang terdampak saat ini masih merupakan milik Pemkot," sambungnya.

Tak cuma itu, sambung Adhitia, pemerintah juga harus memastikan warga yang memiliki kondisi khusus, seperti lansia dan anak-anak sekolah, akan mendapatkan perhatian khusus dalam proses relokasi.

"Lansia dan warga sakit akan diprioritaskan untuk segera dipindahkan ke Rusunawa Leuwigajah," ujarnya.

"Sementara itu, bagi keluarga yang memiliki anak sekolah, kami akan mencarikan solusi agar akses ke sekolah mereka tidak terganggu," sambungnya.

Selain itu, tegas Adhitia, warga yang enggan pindah ke Rusunawa tanpa alasan yang jelas, harus tetap mengikuti keputusan pemerintah demi keselamatan mereka.

"Kalau alasannya karena anak sekolah, tentu akan kita carikan solusi. Tapi kalau di luar itu, mau tidak mau mereka harus pindah ke Rusunawa Leuwigajah," tegasnya.

"Pemerintah sudah menyiapkan semua fasilitas bagi korban bencana, termasuk layanan kesehatan," ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani