Tak Kunjung Ditempati, DPRD KBB Belum Bisa Pastikan Bakal Pindah ke Gedung Baru
Masih belum siapnya sarana pendukung, seperti meubeler dan fasilitas lainnya menjadi penyebab gedung baru DPRD KBB belum bisa ditempati meski sudah rampung dibangun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Masih belum siapnya sarana pendukung, seperti meubeler dan fasilitas lainnya menjadi penyebab gedung baru DPRD KBB (Kabupaten Bandung Barat) belum bisa ditempati meski sudah rampung dibangun.
"Kita berharap bisa secepatnya pindah ke gedung baru dan lebih cepat lebih baik. Tapi tetap harus melihat kesiapan sarana dan prasarana pendukungnya," kata Ketua DPRD KBB Rismanto kepada wartawan, Rabu 11 Januari 2023.
Ia pun mengakui, untuk infrastruktur fisik bangunan gedung baru DPRD KBB memang sudah rampung dibangun. Kendati demikian, untuk sampai pada tahap digunakan masih banyak harus dilengkapi.
"Misalnya saja, seperti fasilitas air, listrik, lahan parkir, pagar pembatas gedung, termasuk juga furnitur ruang dewan dan ruang untuk paripurna," sebutnya.
Ia pun berharap, kepindahan tersebut harus bisa dilakukan secara bertahap mulai tahun ini. Menurutnya, hal itu bisa diawali dengan bagian sekretariat dewan terlebih dahulu lalu kemudian disusul oleh 50 anggota dewannya untuk berkantor di gedung baru.
"Nantinya DPRD KBB akan memiliki gedung representatif untuk berkantor dan berkegiatan," ucapnya.
Ia menilai, selama ini berbagai kegiatan rapat pembahasan masih dilakukan di hotel lantaran tidak memungkinkan dilakukan di kantor yang sekarang ditempati di Jalan Raya Tagog Padalarang.
"Untuk pengadaan furnitur dan mebeler di gedung itu sudah dianggarkan, tapi apakah bisa mengcover sekaligus atau tidak harus dilihat nantinya," bebernya.
Selain kebutuhan furnitur dan mebeler, terang dia, yang juga penting adalah pembangunan pagar di sekeliling gedung.
Pasalnya, hal itu berkaitan dengan keamanan aset bangunan, berkas, dan arsip penting lainnya.
"Ya akan berisiko kalau belum dipagar, karena kan banyak aset-aset di Setwan yang penting nantinya," ujarnya.
Terpisah Sekretaris DPRD KBB, Rony Rudyana mengaku, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan kapan akan pindah ke gedung baru meskipun pasti akan dilakukan di tahun ini.
Pasalnya, pihaknya masih menunggu kepastian pelaksanaan penyerahan gedung dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) ke Sekretariat DPRD.
"Target pindah tahun ini, tapi kami masih nunggu penyerahan gedung itu. Nanti kalau sudah diserahkan baru kita akan mengambil langkah-langkah selanjutnya sebagai persiapan pindah kantor," bebernya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Adang Rahmat Safaat mengatakan, proyek pengerjaan Gedung DPRD KBB tersebut sudah rampung 100 persen.
Namun, sambung dia, bangunan tersebut masih belum bisa digunakan atau ditempati lantaran belum ada serah terima dari pihak ketiga akibat sisa pembayaran sebesar Rp6 miliar yang belum pihaknya bayarkan.
"Gedung dewan selesai 100 persen untuk gedungnya, tapi belum bisa digunakan karena APBD masih menunggak ke pihak ke tiga sekitar Rp6 miliar," katanya belum lama ini.
Ia menyebut, pihaknya memastikan fasilitas gedung dewan itu bakal segera ditempati karena pemerintah daerah bakal mengalokasikan pembayaran pada APBD Perubahan.
"Dengan hadirnya Gedung DPRD KBB tersebut diharapkan bisa digunakan untuk rapat paripurna dewan sehingga tak perlu memakai uang sewa. Itu sesuai niat awal," sebutnya.
"Insyaallah di perubahan ini dianggarkan sehingga bisa segera digunakan. Hanya menunggu pembayaran selesai diperubahan," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

