Tak Sekadar Lestarikan Budaya, Pusaka Ja-Wa-Ra Padjadjaran Tebar Kepedulian Sosial
Milangkala ke-2 Yayasan Pusaka Ja-Wa-Ra Padjadjaran tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya Sunda, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Milangkala ke-2 Yayasan Pusaka Ja-Wa-Ra Padjadjaran tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya Sunda, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial.
Yayasan tersebut menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dan menggelar layanan pengobatan gratis bagi masyarakat di Lapang Danalaga, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Selasa (4/8/2026).
Mengusung tema "Ngadeg Ajeg, Nangtung, Panceg" dengan semangat "Ngawangun Karajaan Situs Silaturahmi Ulah Putus", peringatan milangkala diisi pertunjukan seni budaya yang dipadukan dengan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Camat Ciwidey Nardi Sunardi mengapresiasi konsistensi Yayasan Pusaka Ja-Wa-Ra Padjadjaran yang selama ini tidak hanya bergerak di bidang pelestarian budaya, tetapi juga aktif menjalankan kegiatan sosial.
"Alhamdulillah, Milangkala ke-2 ini diisi dengan santunan kepada anak yatim. Ketua Baznas Kabupaten Bandung juga hadir memberikan bantuan secara langsung. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan budaya bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial," ujar Nardi.
Dia berharap Yayasan Pusaka Ja-Wa-Ra Padjadjaran terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di kawasan Pacira yang meliputi Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali.
Sedangkan, Ketua Baznas Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut karena memiliki misi yang sejalan dengan program pemberdayaan sosial Baznas.
Pada kesempatan itu, Baznas menyalurkan 100 paket santunan bagi anak yatim sekaligus membuka layanan pengobatan gratis bagi masyarakat yang hadir.
"Kami ingin terus memperkuat sinergi dengan Yayasan Pusaka Ja-Wa-Ra Padjadjaran. Ke depan kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada kegiatan sosial, tetapi juga diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat agar mustahik bisa bertransformasi menjadi muzaki," katanya.
Yusuf juga mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Sementara itu, Ketua I Yayasan Pusaka Ja-Wa-Ra Padjadjaran Pian Sopian atau Ki Waja mengatakan Milangkala ke-2 menjadi momentum memperkuat komitmen yayasan dalam melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat.
"Kegiatan hari ini memadukan seni budaya dengan bakti sosial berupa santunan anak yatim dan pengobatan gratis. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan mendapat dukungan penuh dari Baznas Kabupaten Bandung," katanya.
Menurut Ki Waja, peringatan milangkala juga dihadiri para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di Kabupaten Bandung hingga luar daerah sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kelestarian budaya Sunda.
Ketua II DPP Pusaka Padjadjaran Iwan Setia Permana turut mengapresiasi dukungan Baznas Kabupaten Bandung terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin menjadi langkah awal untuk menghadirkan program-program sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
"Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga Yayasan Pusaka Ja-Wa-Ra Padjadjaran semakin berkembang dan semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,"ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani


