Talaga Langit Cirebon Tawarkan Konsep Alam-Religi Terpadu
Momentum libur Lebaran 2026 mendorong lonjakan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Cirebon.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Momentum libur Lebaran 2026 mendorong lonjakan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Cirebon.
Salah satu lokasi yang mencuri perhatian adalah wisata Anti Galau Talaga Langit yang berlokasi di Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Telaga Langit, mengusung konsep wisata alam terpadu dengan sentuhan religi dan fasilitas kekinian.
Owner wisata Talaga Langit, Ustad Ujang Bustomi menyebutkan, berbagai sarana penunjang dan wahana rekreasi disiapkan guna memberikan kenyamanan bagi wisatawan dari berbagai kalangan. Ini karena, Talaga Langit dirancang bukan sekadar menjadi tempat berkunjung, melainkan menghadirkan pengalaman wisata yang lebih menyeluruh.
“Kami menyiapkan konsep yang menggabungkan rekreasi, keindahan alam, dan nuansa spiritual. Harapannya, pengunjung tidak hanya datang untuk berfoto, tetapi juga merasakan suasana yang berbeda,” ujarnya, Selasa 24 Maret 2026.
Dia menjelaskan, secara geografis, lokasi ini menawarkan panorama yang cukup lengkap, mulai dari pemandangan perbukitan hingga hamparan air Danau Setu Patok yang dapat terlihat dari ketinggian. Kondisi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama yang dinilai jarang ditemukan dalam satu kawasan wisata.
"Dengan luas area lebih dari lima hektare, Talaga Langit dilengkapi berbagai fasilitas seperti kolam renang keluarga, jalur jogging, serta sejumlah titik swafoto. Ini dirancang mengikuti tren media sosial," ungkap Ustad Ujang.
Selain itu, tersedia pula kafe dan restoran yang menyajikan kuliner dengan latar panorama alam terbuka.
Akses menuju lokasi terbilang relatif mudah. Pengunjung dapat melalui jalur Mundu via Desa Bandengan maupun dari kawasan Perumnas Kota Cirebon.
"Alternatif lain yang sering digunakan wisatawan adalah jalur Beber dan Greged yang menawarkan pemandangan alam selama perjalanan," jelasnya.
Dari sisi tarif, Ustad Ujang menetapkan harga tiket masuk sebesar Rp20.000 untuk dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak. Tiket tersebut sudah mencakup akses ke seluruh wahana yang tersedia tanpa biaya tambahan.
Dia menambahkan, dengan kombinasi fasilitas, harga yang terjangkau, serta konsep wisata yang terintegrasi, Talaga Langit diharapkan menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat selama libur Lebaran tahun ini dan tujuan wisata pada hari hari biasa.
"Sampai saat ini pemerintah dapat mengantisipasi lonjakan pengunjung. Ini untuk menjaga kenyamanan dan keamanan selama periode libur berlangsung," tukasnya.***
Editor : JakaPermana

