Teja Paku Alam Bicara Soal Nyali Soal Laga Persija vs Persib di Stadion Segiri

Kiper Persib, Teja Paku Alam menyatakan fokus timnya tidak terganggu meski Persija memindahkan kandangnya untuk menjamu timnya.

Teja Paku Alam Bicara Soal Nyali Soal Laga Persija vs Persib di Stadion Segiri
Kiper Persib, Teja Paku Alam

INILAHKORAN.ID - Kiper Persib, Teja Paku Alam menyatakan fokus timnya tidak terganggu meski Persija memindahkan kandangnya untuk menjamu timnya.

Tim berjulukan Macan Kemayoran itu memutuskan untuk menggelar laga melawan Persib di pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Kiper utama Persib ini menunjukan nyali yang tinggi menghadapi Persija sekalipun harus bermain di Stadion yang selama ini menjadi kandang Borneo FC.

“Tentunya tidak mengganggu fokus kami sama sekali, kita siap di mana saja bermain,” ujar Teja.

Meski demikian, kiper yang sudah membela Persib sejak musim 2019/2020 ini merasa sedikit menyayangkan kepindahan venue tersebut. 

Pasalnya, dia berkeinginan agar laga Persija vs Persib yang merupakan laga penuh gengsi ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

“Kita selalu siap di mana saja, tapi lebih enak di Jakarta sih,” ungkap Teja.

Diketahui, perubahan venue itu terjadi lantaran Persija sebagai tuan rumah tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Pasalnya pada bulan Mei 2026 ini, banyak agenda yang membuat pengamanan menjadi terbagi-bagi. 

Karena itu, I League selaku operator kompetisi memutuskan untuk memindahkan venue tanpa mengubah jadwal pertandingan yang sudah ditetapkan yakni pada Minggu (10/5/2026).

“Karena di Jakarta ini adalah kota metropolitan, beberapa tempat kita carikan solusi karena itu menjadi kewenangan daripada Liga di Jawa, di stadion-stadion yang lain, tetapi memang situasinya juga masih belum terlalu baik untuk digelar. Sehingga Liga memutuskan untuk digelar di Kalimantan Timur, ya di Samarinda tepatnya. Waktunya sama, tanggal 10, jamnya tetap 15:30,” kata Direktur Utama I League, Ferry Paulus..

Ferry juga membeberkan opsi lainnya laga ini digelar di Bali. Namun Bali United akan memainkan laga kandangnya pada 11 Mei 2026.

“Regulasi kita melarang untuk berhimpitan bertanding di satu stadion di hari yang berbeda. Di Kalimantan Timur enggak ada pertandingan lain selain pertandingan yang akan kita gelar antara Persija dan Persib,” jelasnya.

Meski digelar di Stadion Segiri, Ferry memastikan pertandingan boleh disaksikan penonton. Namun dikhususkan untuk penonton Persija sebagai tuan rumah. 

“Ya harapan kita tentunya semua bisa berjalan dengan lancar. Kita sangat menghormati apa yang ada di dalam situasi di pihak kepolisian. Dan tentunya jalan keluar yang terbaik yang kita lakukan dengan memindahkan ke Kalimantan Timur merupakan solusi yang paling baik lah,” tegasnya.***


Editor : JakaPermana