Tekan Kriminalitas, Bandung Andalkan Terang Benderang dan Teknologi Face Recognition
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, pentingnya penerangan wilayah perbatasan kota sebagai langkah pencegahantindak kriminalitas pada malam hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, pentingnya penerangan wilayah perbatasan kota sebagai langkah pencegahantindak kriminalitas pada malam hari.
Melalui program Terang Benderang, Pemkot Badnung mulai memasang lampu di titik-titik yang selama ini minim pencahayaan. Farhamn mengaku hal itu untuk meningkatkan rasa aman sekaligus mendukung pengawasan kriminalitas.
“Kami sudah mulai meluncurkan program yang namanya Terang Benderang di wilayah perbatasan. Kemarin dimulai dari Ujungberung, dan selanjutnya kami akan petakan lagi daerah-daerah perbatasan yang masih gelap gulita untuk dipasangi lampu,” kata Farhan, Jumat 30 Januari 2026.
Menurutnya, penerangan jalan memiliki peran strategis dalam upaya pengamanan kota. Selain memberi kenyamanan bagi warga, cahaya lampu juga memudahkan perangkat pengawasan bekerja secara optimal.
“Dengan adanya lampu, kamera bisa menangkap wajah para pelaku dengan jauh lebih mudah. Ini bagian dari upaya pencegahan sekaligus mendukung penegakan hukum,” ucapnya.
Farhan menjelaskan, pendekatan keamanan di Kota Bandung tidak hanya berfokus pada penindakan setelah kejadian. Tetapi juga pada pencegahan melalui penataan lingkungan, dan pemanfaatan teknologi.
Ia menambahkan, pemerintahan kota terus memperkuat kerja sama dengan aparat kepolisian. Khususnya Polrestabes Bandung dalam menjaga stabilitas keamanan kota. Koordinasi tersebut, dilakukan secara intens melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Penegakan hukumnya mesti luar biasa. Itu sebabnya kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan Polrestabes sangat-sangat erat. Kami baru saja menandatangani tiga kerja sama baru bersama Polrestabes, dalam rangka menunjang tugas pengamanan Kota Bandung,” ujar dia.
Selain itu, Farhan menilai keterlibatan masyarakat tetap menjadi elemen penting dalam sistem keamanan. Sistem keamanan lingkungan atau siskamling, masih efektif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas.
“Siskamling sangat bisa menekan, karena bagaimanapun juga warga distimulasi untuk aktif dan hadir menjaga lingkungannya,” tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

