Terungkap, Pembunuh Warga Cipatat Rupanya Geng Motor Moonraker
Warga Cipatat yang jadi korban pembunuhan dan ditemukan di perkebunan karet rupannya dibunuh oleh geng motor Moonraker.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah – Terungkap, rupanya anggota geng motor Moonraker yang membunuh warga Cipatat Muhammad Ismail dan dibuang mayatnya di perkebunan karet di area PTPN VIII Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan, polisi berhasil mengamankan lima pelaku pembunuhan terhadap warga Cipatat yang tergabung dalam kelompok geng motor Moonraker.
Ia menjelaskan, warga Cipatat dibunuh dengan cara dibacok menggunakan senjata tajam beberapa kali. Pelaku diduga sengaja mengincar korban dan memburu untuk dihabisi. Polisi meyakini, pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh dendam antar geng motor Moonraker dengan XTC.
"Aksi pembunuhan ini dilakukan saat malam pergantian tahun 2021-2022. Malam itu, kelompok motor Moonraker tengah berkumpul di sekitar Japan Raya Cipatat," katanya, Selasa 11 Januari 2022.
Baca Juga: Terkuak! Misteri Penemuan Mayat di Perkebunan Karet Cipatat, Polisi Kantongi Bukti Korban Dibunuh
Ia menyebut, dari keterangan tersangka dan keterangan saksi-saksi kejadian tersebut terjadi di malam tahun baru, di mana mereka ini tergabung dalam klub motor.
"Malam tahun baru, korban sedang melaksanakan kegiatan pribadi (jajan). Kemudian keluar ke jalan raya cipatat bertemu dengan tersangka," sebutnya.
Menurutnya, aksi pembunuhan tersebut diduga sudah direncanakan sebelumnya. Pasalnya, para pelaku sudah menyiapkan senjata tajam berbagai jenis di masing-masing bagasi motor mereka.
Para tersangka yang melihat korban sebagai target eksekusi kemudian mengejar korban. Lima pelaku ini menggunakan dua motor sementara korban sebanyak dua orang menggunakan satu motor.
Baca Juga: Lagi! Longsor Terjang Dua Wilayah di Cipatat
"Satu korban berhasil menyelamatkan diri sementara korban atas nama Muhamad Ismail (17 tahun) habis dikeroyok pelaku. Pelaku menggunakan topeng dan membawa senjata tajam dengan memburu korban. Korban terkena bacokan di bagian perut, punggung dan leher," tuturnya.
Ia juga meyakini, aksi pembunuhan tersebut dilatarbelakangi oleh dendam antar geng motor Moonraker dan XTC. Dendam antar kelompok motor ini sudah terjadi sejak bertahun-tahun sampai sering terjadi perkelahian.
"Modusnya, para tersangka melaksanakan balas dendam. Karena memang kelompok motor ini saling bermusuhan," paparnya.
Ia menyebut, jajaran Satreskrim Polres Cimahi berhasil mengungkap dan mengamankan kelima tersangka dalam kurun waktu 6 hari. Mereka ditangkap di beberapa wilayah di lokasi persembunyian mereka.
Baca Juga: Polisi Ciduk Pembacok Bocah 14 Tahun di Cangkuang
"Satu orang tersangka ditangkap di Garut, satu orang tersangka di Tanjung Priok sementara tiga tersangka lain diamankan di kediamannya," sebutnya.
"Satu dari lima tersangka ini merupakan seorang pelajar," sambungnya.
Ia menambahkan, mereka dikenakan pasal 338 KUHP terkait pembunuhan dnegan ancaman 15 tahun. Kemudian pasal 365 ayat 4 dengan ancaman seumur hidup.
"Subsider UU perlindungan anak karena korban di bawah umur," tandasnya. *** (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


