Tiga Napi Terorisme di Lapas Cirebon Ikrar Setia kepada NKRI

Tiga narapidana kasus terorisme di Lapas Kelas I Cirebon mengucapkan ikrar setia kepada NKRI sebagai bagian dari pembinaan dan deradikalisasi.

Tiga Napi Terorisme di Lapas Cirebon Ikrar Setia kepada NKRI
istimewa

INILAHKORAN.ID– Tiga narapidana kasus tindak pidana terorisme di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon, Jawa Barat, mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ikrar tersebut menjadi salah satu tahapan pembinaan dan deradikalisasi yang harus dilalui para narapidana sebelum mengikuti proses integrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas I Cirebon Suranto mengatakan ikrar tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang telah dijalani ketiga narapidana selama menjalani masa pidana di Lapas Kelas I Cirebon.

"Pada hari ini tiga orang warga binaan kami dengan kasus terorisme sudah menyatakan dirinya untuk ikrar setia NKRI," kata Suranto di Cirebon, Kamis.

Menurut Suranto, ikrar setia kepada NKRI merupakan bagian dari pembinaan lanjutan bagi narapidana tindak pidana terorisme. Setelah mengucapkan ikrar, ketiganya masih harus menjalani tahapan pembinaan berikutnya sebelum masuk ke proses integrasi.

"Ini salah satu bukti pembinaan yang kita berikan selama ini untuk narapidana kita dengan kasus terorisme," ujarnya.

Libatkan BNPT hingga Densus 88

Suranto menjelaskan pembinaan terhadap narapidana tindak pidana terorisme tidak dilakukan Lapas seorang diri. Proses tersebut melibatkan sejumlah aparat penegak hukum dan lembaga terkait.

Prosesi ikrar dilaksanakan di Aula Lapas Kelas I Cirebon pada Kamis. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Badan Nasional Penanggulangan terorisme (BNPT), Densus 88 Antiteror Polri, Polres Cirebon Kota, Kodim 0614 Kota Cirebon, Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, serta sejumlah instansi terkait.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga menyaksikan tayangan mengenai proses pembinaan dan deradikalisasi yang telah dijalani ketiga narapidana.

Suranto menegaskan, pembinaan tidak berhenti setelah prosesi ikrar setia kepada NKRI. Lapas Kelas I Cirebon akan melanjutkan pembinaan sekaligus memantau perkembangan ketiga narapidana tersebut sebagai bagian dari persiapan menuju proses integrasi.

Ia berharap sinergi antara Lapas dan lembaga terkait dalam pembinaan narapidana kasus terorisme dapat terus berjalan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang selama ini bekerja sama dengan kami dari BNPT, Densus 88, kantor wilayah, Polri, TNI, dan Kejaksaan," katanya.***


Editor : JakaPermana