Tips Merekam Video Profesional Sambil Bersepeda
Sejak pembatasan pandemi Covid-19 melanda, kegiatan bersepeda menjadi tren di masyarakat. Jika sebelumnya hanya para pehobi sepeda saja, kini tiba-tiba semua orang jadi gemar bersepeda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung-Sejak pembatasan pandemi Covid-19 melanda, kegiatan bersepeda menjadi tren di masyarakat. Jika sebelumnya hanya para pehobi sepeda saja, kini tiba-tiba semua orang jadi gemar bersepeda.
Setiap hari bisa kita lihat orang bersepeda mulai dari personal, berpasangan, keluarga hingga komunitas ramai-ramai bersepeda.
Fenomena ini diperkuat dengan survei The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) penggunaan sepeda di Indonesia meningkat hingga 10 kali lipat atau meningkat 1.000 persen saat PPKM level 4 Jakarta, dibandingkan tahun sebelumnya.
Tentu saja, kegiatan bersepeda ini juga menjadi momen untuk membuat video menarik bagi para generasi live sekarang ini. Salah satu cara paling mudah dan banyak dilakukan untuk merekam momen bersepeda yaitu menggunakan kamera smartphone.
Dikutip dari Straittimes, Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan kamera smartphone untuk merekam video yang professional saat aksi bersepeda.
1. Posisi kamera dan sudut pengambilan gambar
Salah satu kunci dari gambar video yang bagus saat aksi bersepeda, salah satunya ditunjang dari posisi kamera smartphone itu sendiri. Jika ingin membuat video perjalanan letakkan kamera smartphone di dada, jika ingin membuat personal vlog bisa diletakkan di setang sepeda.
2. Maksimalkan fitur Stabilizer kamera smartphone
Gunakan kamera smartphone yang sudah memiliki fitur stabilizer atau fitur super steady untuk menghindari video goyang saat terjadi guncangan dari gerakan sepeda.
3. Rekam video dengan posisi Horizontal
Jika kebutuhan video untuk diunggah di Instagram atau WhatsApp Stories bisa merekam video dalam posisi dalam posisi vertikal agar proses unggah lebih mudah. Namun untuk tampilan di website, youtube, laptop dan televisi sebaiknya merekam video dalam posisi horizontal ketika diunggah.
4. Hindari penggunaan digital zoom saat merekam video
Membesarkan objek saat merekam video dengan digital zoom hanya akan membuat hasil menjadi pecah, pixelated dan kurang fokus. Pastikan posisi zoom stkitar agar tidak merusak kualitas video yang dihasilkan.
5. Gunakan mikrofon eksternal
Merekam video saat bersepeda tentunya akan banyak gangguan suara lain di jalan yang akan masuk kedalam video dan mengganggu, seperti suara orang bercakap-cakap, suara mesin atau klakson kendaraan dan sebagainya. Agar tidak menggangu, tambahkan mikrofon eksternal yang bisa disambungkan ke smartphone secara langsung agar hasil rekam suara lebih jernih.
Terlepas dari semua fasilitas dan kemudahan yang kita punya di era digital ini, menurut penulis salah satu alat yang tidak pernah berubah dari pertama fotografi hadir sampai detik anda membaca tulisan ini adalah mata. Semahal apapun alat yang anda punya kalau mata tidak pernah dilatih untuk melahirkan konsep maka foto yang dihasilkan akan seperti tubuh tanpa jiwa. Selamat mencoba.
Editor : JakaPermana

