Dispernakan Berikan Tips Memilih Hewan Kurban yang Benar untuk Iduladha

Dispernakan KBB memberikan tips cara memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai dengan ketentuan saat Iduladha

Dispernakan Berikan Tips Memilih Hewan Kurban yang Benar untuk Iduladha
Dispernakan KBB memberikan tips yang benar carfa memiluih hewan kurban yang sehat dan sesuai ketentuan saat Iduladha.

INILAHKORAN.ID – Jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta warga untuk teliti dan kritis saat memilih hewan kurban.

Hal itu dilakukan guna memastikan hewan yang dibeli benar-benar sehat, layak dikurbankan, serta aman untuk dikonsumsi bersama keluarga maupun disalurkan kepada yang membutuhkan.

Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Apriyanti mengatakan, kesehatan hewan kurban bukan sekadar syarat agama, melainkan juga jaminan keamanan pangan. 

Ia menjelaskan, indikator paling dasar hewan dalam kondisi prima bisa dilihat dari perilakunya sehari-hari. 

"Hewan yang sehat pasti bergerak lincah, responsif terhadap lingkungan sekitar, memiliki nafsu makan yang baik, serta tidak terlihat lesu, lemas, atau berjalan sempoyongan yang bisa menjadi tanda adanya penyakit tersembunyi," kata Wiwin, Kamis (14/5/2026).

Selain perilaku, ungkap Wiwin, pemeriksaan fisik secara rinci pada bagian mata, mulut dan hidung menjadi hal paling penting yang tidak boleh dilewatkan. 

"Seperti mata hewan harus jernih, bersih, dan tidak berair atau berlendir, tanda umum infeksi ada pada mata yang berair dan merah," ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Wiwin, mulut harus kering atau bersih, tidak mengeluarkan cairan berlebih, dan hewan bernapas dengan ritme normal tanpa terdengar sesak atau berat. 

"Pada bagian hidung, kondisi sehat ditandai dengan permukaan yang lembap wajar, tanpa lendir pekat, berwarna tidak wajar, atau bau yang menyengat dan tidak sedap," sebutnya.

Kemudian, lanjut Wiwin, kondisi bulu dan kulit juga menjadi penentu utama kualitas kesehatan hewan. Menurutnya, hewan yang sehat memiliki bulu yang bersih, berkilau, rapi dan tidak rontok secara berlebihan. 

"Kulitnya pun harus mulus, bebas dari luka terbuka, bercak jamur, koreng kering maupun basah, serta tidak dipenuhi kutu atau parasit lain yang bisa menurunkan daya tahan tubuh hewan," sambungnya.

Tak kalah penting, ungkap Wiwin, warga disarankan mengecek kekuatan struktur tubuh dan kaki hewan. Sebab, hewan kurban yang baik memiliki kaki yang kokoh, kuat menopang berat badan, dan sama sekali tidak pincang atau mengalami kelainan tulang. 

"Kalau secara keseluruhan, bentuk tubuhnya harus berisi dan padat, tidak terlalu kurus hingga tulang terlihat jelas, namun juga tidak berlemak berlebihan yang bisa mengindikasikan gangguan metabolisme," bebernya.

Sebagai langkah perlindungan terakhir dan paling aman, lanjut Wiwin, pihaknya mengingatkan agar warga hanya membeli hewan kurban yang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat oleh petugas berwenang. 

"Hewan yang sudah diperiksa resmi sudah melewati tahap seleksi ketat, sehingga kesehatannya terjamin dan aman untuk dikurbankan maupun dikonsumsi bersama banyak orang," tandasnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti