Tips Puasa Nyaman untuk Penderita Maag Menurut dr Zaidul Akbar

dr. Zaidul Akbar menjelaskan terkait tips puasa dzulhijjah agar nyaman.

Tips Puasa Nyaman untuk Penderita Maag Menurut dr Zaidul Akbar

INILAHKORAN - puasa Ramadhan adalah ibadah wajib bagi umat Islam, sementara puasa sunnah seperti puasa Dzulhijjah juga sangat dianjurkan, terutama pada 10 hari pertama bulan tersebut.

puasa umumnya dimaknai sebagai menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan sejak waktu imsak hingga matahari terbenam. Namun, banyak yang masih bertanya-tanya: apakah aman bagi penderita maag, seperti maag kronis atau GERD, untuk menjalankan puasa?

dr Zaidul Akbar, seorang praktisi kesehatan sekaligus penceramah, menjelaskan bahwa penderita maag sebenarnya tetap bisa berpuasa, baik wajib seperti Ramadhan maupun puasa sunnah seperti di bulan Dzulhijjah.

“Tidak ada masalah untuk berpuasa bagi penderita maag, asal tahu cara mengaturnya,” jelas dr Zaidul, sebagaimana disampaikan dalam tayangan YouTube miliknya, dr Zaidul Akbar Official, yang dikutip pada Sabtu, 31 Mei 2025.

Menurut dr Zaidul, puasa justru bisa membawa manfaat bagi tubuh, termasuk proses detoksifikasi atau body cleansing, terutama saat lambung dikosongkan selama sekitar 17 jam. Dalam kondisi tersebut, tubuh mulai membersihkan sel-sel rusak secara alami.

Meski begitu, ia menekankan pentingnya sahur bagi penderita maag. “Kuncinya, jangan biarkan tubuh benar-benar kosong. Sahur itu penting agar perut tetap terisi dan tidak memicu kambuhnya maag,” tambahnya.

Sebagai pengingat spiritual, dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: Barangsiapa yang beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Agar puasa tetap aman dan nyaman bagi penderita maag, berikut beberapa tips yang dilansir dari laman Kementerian Kesehatan:

  1. Hindari makanan pemicu asam lambung, seperti makanan berminyak, pedas, dan digoreng.

  2. Makan dengan tenang, jangan terburu-buru saat sahur atau berbuka.

  3. Jangan makan berlebihan saat sahur maupun berbuka karena bisa mengganggu sistem pencernaan.

  4. Hindari tidur setelah makan, karena bisa memperparah kondisi maag.

  5. Pilih makanan yang ramah lambung, seperti nasi, oatmeal, daging rendah lemak, serta buah yang tidak asam. Metode memasak yang dianjurkan adalah dikukus, direbus, atau dipanggang.

Terakhir, sebelum memulai puasa—baik wajib maupun sunnah—pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Konsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah penting, terutama bagi penderita maag yang memiliki riwayat penyakit cukup berat.


Editor : Firda Rachmawati