Amalan Dzulhijjah Tak Lekang Oleh Waktu: Masih Berkah Meski Lewat 10 Hari Pertama, Ini Penjelasan Buya Yahya

"Meskipun sudah lewat 10 hari pertama Dzulhijjah, kita masih bisa melakukan amalan-amalan yang dianjurkan," ujar Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya.

Amalan Dzulhijjah Tak Lekang Oleh Waktu: Masih Berkah Meski Lewat 10 Hari Pertama, Ini Penjelasan Buya Yahya
Amalan Dzulhijjah Tak Lekang Oleh Waktu: Masih Berkah Meski Lewat 10 Hari Pertama, Ini Penjelasan Buya Yahya

INILAHKORAN, Bandung – Bulan Dzulhijjah telah memasuki pertengahannya, namun jangan jadikan hal ini alasan untuk mengendurkan semangat beribadah.

Menurut Buya Yahya, Amalan-amalan mulia di bulan penuh berkah ini masih dapat dikerjakan, bahkan pahalanya tetap besar.

"Meskipun sudah lewat 10 Hari Pertama Dzulhijjah, kita masih bisa melakukan amalan-amalan yang dianjurkan," ujar Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya.

Berikut beberapa amalan yang ditegaskan Buya Yahya untuk tetap dilakukan selama Dzulhijjah.

  1. Memperbanyak Dzikir dan Takbir

"Dzikir dan takbir itu bisa dilakukan kapan saja, tapi di bulan Dzulhijjah ini pahalanya lebih besar," jelas Buya Yahya.

  1. Memperbanyak Sedekah

"Sedekah itu sangat dianjurkan di bulan Dzulhijjah, karena pahalanya berlipat ganda," terang Buya Yahya.

  1. Membaca Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an merupakan amalan utama yang tidak boleh ditinggalkan, kapanpun dan dimanapun. Di bulan Dzulhijjah, dianjurkan untuk lebih banyak membaca dan mentadabburi Al-Qur'an.

  1. Melakukan Shalat Sunnah

"Sholat sunnah seperti sholat tahajud, sholat dhuha, dan sholat hajat sangat dianjurkan di bulan Dzulhijjah," papar Buya Yahya.

  1. Berbuat Baik

"Bulan Dzulhijjah adalah bulan penuh kebaikan. Lakukanlah sebanyak mungkin perbuatan baik kepada sesama," pesan Buya Yahya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan