Kaya Raya Tapi Jauh dari Pengajian? Buya Yahya Beri Sindiran Telak: "Dulu Shaf Pertama, Sekarang..."

Pernahkah kamu mengamati fenomena di mana orang-orang yang dulu rajin mengikuti pengajian, duduk di shaf pertama, justru menjadi semakin jarang terlihat saat mereka mencapai kekayaan?

Kaya Raya Tapi Jauh dari Pengajian? Buya Yahya Beri Sindiran Telak: "Dulu Shaf Pertama, Sekarang..."
Kaya Raya Tapi Jauh dari Pengajian? Buya Yahya Beri Sindiran Telak: "Dulu Shaf Pertama, Sekarang..."

INILAHKORAN, Bandung – Pernahkah kamu mengamati fenomena di mana orang-orang yang dulu rajin mengikuti pengajian, duduk di shaf pertama, justru menjadi semakin jarang terlihat saat mereka mencapai kekayaan?

Fenomena ini pun tak luput dari perhatian Buya Yahya, seorang ulama kenamaan Indonesia.

Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya menyampaikan sindiran yang menohok bagi para kaya raya yang melupakan kewajiban agamanya.

Baca Juga : Salam Lintas Agama: Haram atau Boleh? Perbedaan Pandangan MUI dan Ustadz Abdul Somad

Beliau menceritakan kisah seorang individu yang dulunya selalu rajin mengikuti pengajian, bahkan rela berjalan kaki demi menimba ilmu agama.

Namun, setelah meraih kekayaan, orang tersebut justru semakin sulit mengatur waktu untuk beribadah dan menjauh dari majelis ilmu.

"Ya Allah, dulu waktu saya masih jalan kaki bisa di shaf pertama waktu pengajian. Sekarang, udah kaya raya, malah susah ngajinya," ungkap Buya Yahya dengan nada prihatin.

Baca Juga : Penampilan Baru dengan Tanam Rambut: Bolehkah dalam Islam? Jawaban Buya Yahya Mengungkap Hukumnya

Sindiran Buya Yahya ini bukan tanpa alasan. Beliau melihat kecenderungan di mana kesibukan duniawi dan gemerlapnya harta benda sering kali membuat orang lalai dari kewajiban agamanya.

Halaman :


Editor : Yosep Saepul Ramadan