INILAH, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan tunjangan Rp76,2 Miliar untuk 15.080 guru di empat kabupaten terdampak bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.
Keempat kabupaten itu, adalah Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong. Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, Kemendikbud mendorong percepatan pemulihan daerah yang terdampak bencana agar kegiatan belajar dan mengajar segera dilaksanakan kembali.
Dia berharap, dorongan yang diberikan pemerintah mampu menguatkan para guru agar tidak patah semangat dalam memberikan segenap hatinya bagi pendidikan anak di Sulawesi Tengah. Selain itu, agar para guru turut pula membangkitkan semangat anak-anak di sana pascaperistiwa bencana alam yang memilukan itu
"Anak-anak Sulawesi Tengah akan bangkit lebih hebat. Untuk para guru saya harap tidak patah semangat dalam menjalankan tugas mengajar dan mendidik siswa. Saya yakin para guru di Sulteng mampu memompa semangat murid-muridnya untuk belajar dan melompat lebih tinggi menggapai cita-cita," kata Muhadjir
Demi menunjang terlaksananya kegiatan belajar dan mengajar pemerintah juga memberikan bantuan alat-alat sekolah sebanyak 40 ribu paket yang terdiri dari tas, seragam sekolah, dan alat tulis.
Muhadjir menjelaskan pendistribusian alat sekolah tersebut akan dibagikan sesuai dengan jenjang pendidikan (SD, SMP. SMA. SMK, dan SLB). Kemendikbud juga telah mengupayakan pembangunan kelas darurat di 200 titik yang dapat menampung 400 ruang kelas.
"Pembangunan kelas darurat juga diupayakan oleh UNICEF dengan memberikan 450 tenda. Selain itu kami juga memberikan pelatihan-pelatihan pascabencana kepada guru dan peningkatan kompetensi dasar mereka. Total bantuan yang diberikan pertanggal 1 November 2018 sebesar Rp 346,2 miliar," kata Muhadjir.