Trailer Terbaru Tur Dunia 'DEADLINE' Buat Penggemar Khawatir, Apakah BLACKPINK Masih Grup atau Alliance?

Penggemar khawatirkan masa depan BLACKPINK karena comeback saat ini terlihat bukan seperti grup namun alliance.

Trailer Terbaru Tur Dunia 'DEADLINE' Buat Penggemar Khawatir, Apakah BLACKPINK Masih Grup atau Alliance?
BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini BLACKPINK tengah bersiap untuk memulai Tur dunia 'DEADLINE' pada tanggal 5 Juli 2025.

Setelah lebih dari 1.000 hari, BLACKPINK akhirnya kembali dengan promosi Grup, mengungkap trailer yang sangat dinanti untuk Tur dunia 'DEADLINE' mereka.

Setelah diunggah, trailer itu langsung memicu kehebohan di kalangan penggemar global, karena Jisoo, Jennie, Rose, dan Lisa muncul bersama dalam satu frame untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

Dari tatapan tajam dan pose berani hingga visual yang memukau, setiap Member BLACKPINK memancarkan aura artis independen.

Alih-alih tampil sebagai produk YG Entertainment yang tersinkronisasi, BLACKPINK kini terasa seperti "aliansi bintang", empat superstar global yang berbeda bersatu untuk proyek bersama.

Seperti yang dicatat majalah Nylon, "Setelah menghabiskan dua tahun menyempurnakan persona solo mereka, tidak mengherankan reuni kali ini terasa sedikit berbeda."

BLACKPINK bukan lagi satu Grup superstar, kini menjadi empat penyanyi superstar yang memilih untuk bersatu.

Memang, setelah berpisah dari manajemen eksklusif YG, masing-masing Member BLACKPINK telah membangun kerajaannya sendiri.

Jennie, Rose, Lisa, dan Jisoo kini beroperasi dengan tim pribadi, visi yang unik, dan basis penggemar yang sangat setia.

Hasilnya adalah dinamika Grup yang terasa lebih seperti kolaborasi tingkat tinggi daripada Comeback Grup idola tradisional.

Sementara para penggemar gembira melihat keempat bintang itu bersama lagi, cuplikan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran.

Aura dingin dan jauh para Member dalam video tersebut dipadukan dengan sifat reuni yang berbasis proyek membuat beberapa penggemar mempertanyakan apakah masa depan BLACKPINK lebih terletak pada kegiatan individu daripada kegiatan kelompok yang terpadu.

Meskipun BLACKPINK tetap berada di bawah naungan YG untuk pencitraan Grup, mereka tidak lagi berbagi manajemen yang sama atau jadwal yang disinkronkan.

Reuni mereka, seperti yang satu ini, kini digerakkan oleh tujuan terikat pada acara atau produk tertentu.

Tanpa kalender Grup yang pasti dan rencana pasca- 'DEADLINE' yang tidak pasti, ketakutan bahwa BLACKPINK akan perlahan memudar sebagai sebuah unit terasa lebih nyata dari sebelumnya.

Mengingat sejarah Comeback Grup yang sudah jarang, penggemar perlahan menerima bahwa BLACKPINK yang kompak dan aktif secara konsisten di tahun-tahun sebelumnya mungkin sudah menjadi masa lalu.

Trailer 'DEADLINE' secara halus mengingatkan penggemar bahwa era BLACKPINK ini berbeda. Mereka belum bubar, tetapi mereka juga bukan lagi Grup yang aktif secara tradisional.

Mereka hanya bersama-sama jika memungkinkan, pengecualian yang langka dan indah di dunia K-Pop, tetapi juga terasa semakin rapuh.***


Editor : Irma Nurfajri