Tren Haji Muda Menggeliat, Kemenhaj KBB Catat 25 Remaja Terdaftar Sejak Usia 12 Tahun
Kemenhaj KBB mencatat calon haji muda di KBB tengah menggeliat bahkan 25 remaja sudah terdaftar sejak usia 12 tahun
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kesadaran masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk merencanakan ibadah haji sejak dini terus meningkat. Hingga kini tercatat 25 remaja atau usia muda sudah terdaftar calon haji sejak usia 12 tahun.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) KBB tercatat sedikitnya 25 remaja yang sudah mendaftar sebagai calon jemaah haji sejak usia 12 tahun. Fenomena ini menjadi indikator positif tumbuhnya semangat ibadah di kalangan generasi muda.
Kepala Kantor Kemenhaj KBB, Enjah Sugiarto menjelaskan, tren pendaftaran dari kalangan usia produktif ini semakin terlihat jelas dalam beberapa tahun terakhir.
Sepanjang tahun 2025 saja, lanjut dia, tercatat sebanyak 1.700 orang mendaftar, di mana sekitar 18 persennya masuk dalam kategori pendaftar muda dengan rentang usia 12 hingga 30 tahun.
"Kami sangat mengapresiasi hal ini. Memang ada kenaikan signifikan untuk kategori haji muda. Bahkan ada yang baru berusia 12 tahun sudah mendaftar," kata Enjah, Rabu (8/4/2026).
"Ini menunjukkan mereka sudah memiliki perencanaan ibadah yang matang sejak dini," imbuhnya.
Lebih jauh, Enjah memaparkan alasan di balik langkah strategis para orang tua yang mendaftarkan anak-anaknya sejak usia sangat muda.
"Salah satu pertimbangan utamanya adalah masa tunggu keberangkatan yang mencapai puluhan tahun," ujarnya.
Dengan mendaftar sejak dini, pihaknya berharap saat panggilan keberangkatan tiba, kondisi fisik jemaah masih prima dan kuat.
"Kalau daftar di usia 40 tahun, nanti berangkat usianya sudah sekitar 70 tahun. Tapi kalau daftar sejak usia 12 tahun, setelah menunggu sekitar 30 tahun, saat berangkat usianya masih 42 tahun," ucapnya.
"Kondisi fisik tentu masih sangat segar dan bugar untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah," paparnya.
Tak cuma itu, Enjah juga memaparkan data terkait keberangkatan haji tahun 2026. Saat ini, total daftar tunggu calon jemaah haji di KBB mencapai sekitar 22.700 orang.
"Untuk musim haji tahun ini, tercatat 107 orang telah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), namun yang akan diberangkatkan sebanyak 89 orang, ditambah 1 orang dari KBIHU dan 2 orang petugas haji daerah," bebernya.
Sementara untuk sisa peserta yang lunas namun tidak berangkat tahun ini sebagian besar melakukan mutasi ke daerah lain atau memilih menunda keberangkatan.
Ia menyebut, tercatat sebanyak 12 orang yang memindahkan domisili keberangkatan, serta 6 orang yang menunda dikarenakan alasan kesehatan atau ingin berangkat bersama pasangan (mahram) yang belum masuk dalam daftar tunggu.
"Contohnya dulu daftar saat masih lajang, sekarang sudah menikah. Karena pasangannya belum giliran berangkat, mereka memilih menunda agar bisa berangkat bareng," jelasnya.
Terakhir, Enjah menginformasikan bahwa keberangkatan calon jemaah haji asal KBB dijadwalkan pada 13 Mei 2026. Para jemaah akan tergabung dalam Kloter KJT-29, yang akan berangkat dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. ***
Editor : Ahmad Sayuti

