Tunaikan Janji Politik, Dadang Supriatna Mulai Kucurkan Insentif Guru Ngaji pada 12.769 Asatidz

Bupati Bandung Dadang Supriatna mulai menunai janji-janji politiknya. Salah satunya denga mengucurkan bantuan guru ngaji bagi 12.769 asatidz

Tunaikan Janji Politik, Dadang Supriatna Mulai Kucurkan Insentif Guru Ngaji pada 12.769 Asatidz
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku bersyukur bantuan insentif guru ngaji sudah mulai disalurkan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bagi 12.769 asatidz

INILAHKORAN, Bandung,- Bupati Bandung, Dadang Supriatna mulai menunaikan janji-janji politiknya. Salah satunya dengan mengucurkan insentif guru ngaji bagi 12.769 asatidz.

Kucuran insentif guru ngaji bagi 12.769 asatidz tersebut merupakan salah satu janji politik Dadang Supriatna saat kampanye pencalonan dirinya menjadi Bupati Bandung.

Saat ini, bantuan insentif guru ngaji bagi 12.769 asatidz tersebut sudah disalurkan Bupati Bandung melalui Disdik Kabupaten Bandung dan sudah dapat dimanfaatkan para penerima manfaat.

Baca Juga: Elkan Baggott Cetak Sejarah Saat Timnas Indonesia Ganyang Malaysia 4-1, Netizen: Sang Raksasa Ganteng!

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengaku bersyukur, sebanyak 12.769 asatidz atau ustadz dan ustadzah atau asatidz Kabupaten Bandung menerima insentif dari Pemkab Bandung.

Menurut Dadang Supriatna, bantuan untuk guru ngaji tersebut, sudah disalurkan ke rekening masing-masing di Bank BJB dan dapat ditarik menggunakan Kartu Guru Ngaji berbentuk ATM.

"Alhamdulillah, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung sudah mencairkan insentif ke rekening para guru ngaji, yang berjumlah sekitar 12.769 orang," kata Dadang Supriatna di Soreang, Minggu, 19 Desember 2021

Baca Juga: Indonesia Ganyang Malaysia 4-1, Shin Tae Yong Buktikan Janji, Pertanda Juara Piala AFF 2020!

Para guru ngaji itu, kata Dadang, adalah hasil verifikasi faktual yang dilakukan Dinas Pendidikan terhadap sebanyak 16 ribu orang asatidz yang mendaftar.

Hasil verifikasi tersebut, juga telah ditinjau oleh Inspektorat Kabupaten Bandung.

Selain insentif yang ditransfer ke rekening masing-masing senilai Rp350 ribu, lanjut Dadang, para asatidz juga akan menerima Kartu Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Ganyang Malaysia 4-1, Tantang Singapura di Semifinal Piala AFF 2020

"Iuran BPJS Kesehatan kami bayarkan untuk 4 orang, yaitu asatidz dengan suami atau istri, dan dua anak. Selain itu juga diberikan Kartu BPJS Ketenagakerjaan, untuk menjamin keselamatan kerjanya," ujarnya.

Dikatakan Dadang, bantuan guru ngaji, merupakan bentuk perhatian Pemkab Bandung terhadap mereka yang telah mendidik generasi penerus dalam ilmu agama.

"Kami berharap, para guru ngaji selalu diberikan kesehatan dan bisa mendidik anak-anak kita. Sehingga anak-anak kita bisa mengaji dan menghafal Al Quran, dan Insyaallah akhlaknya akan lebih mulia. Selamat, semoga bermanfaat dan berkah,"katanya.***(Rd Dani R Nugraha)


Editor : inilahkoran