Ucap Salam Perpisahan Setelah 5 Tahun Melatih, Luizinho Passos Bakal Tinggalkan Persib

Setelah lima musim penuh warna dan kontribusi besar di bawah mistar gawang, pelatih kiper Persib Bandung, Luizinho Passos, secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan klub kebanggaan Jawa Barat itu.

Ucap Salam Perpisahan Setelah 5 Tahun Melatih, Luizinho Passos Bakal Tinggalkan Persib
Ucap Salam Perpisahan Setelah 5 Tahun Melatih, Luizinho Passos Bakal Tinggalkan Persib

INILAHKORAN, Bandung – Setelah lima musim penuh warna dan kontribusi besar di bawah mistar gawang, pelatih kiper Persib Bandung, Luizinho Passos, secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan klub kebanggaan Jawa Barat itu.

Kabar mengejutkan ini disampaikan Passos melalui unggahan emosional di media sosial, Jumat (23/5.2025), yang langsung menyentuh hati para pendukung setia Persib, Bobotoh.

Pelatih asal Brasil ini bukan hanya mengakhiri kerja sama profesional dengan Maung Bandung, tetapi juga mengucapkan selamat tinggal kepada kota Bandung yang selama ini ia anggap sebagai rumah kedua.

Dalam pernyataan resminya, Passos menyampaikan betapa mendalamnya ikatan yang ia bangun selama lima tahun terakhir, baik dengan klub, pemain, maupun suporter.

“Hari ini, dengan berat hati, aku mengucapkan selamat tinggal pada bab yang sangat istimewa dalam hidupku. Lima tahun terakhir ini telah intens dan tak terlupakan, dipenuhi dengan gairah, dedikasi, dan rasa memiliki yang mendalam,” tulis Passos dalam unggahan perpisahannya seperti ikutip ari ANTARA.

Sejak bergabung pada tahun 2019, nama Luizinho Passos langsung menjadi sosok sentral di balik kokohnya pertahanan Persib.

Di bawah arahannya, performa para penjaga gawang seperti I Made Wirawan, Teja Paku Alam, dan Reky Rahayu meningkat drastis, hingga mencatatkan banyak clean sheet dan menjadi pilar penting dalam perjuangan Persib di Liga 1.

Namun, kebersamaan itu kini harus berakhir. Passos menegaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar perpisahan dengan klub, melainkan juga perpisahan emosional dengan para Bobotoh yang ia anggap sebagai "bahan bakar di masa-masa sulit" dan "kenyamanan dalam kekalahan".

“Setiap momen, kemenangan, dan kekalahan dirayakan dengan sepenuh hati, dan setiap tantangan dihadapi dengan keberanian dan kesatuan. Semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan Anda,” lanjut Passos dalam keterangannya yang diterima di Bandung.

Ia juga menuturkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan selama lima musim, serta apresiasinya terhadap seluruh staf dan pemain yang pernah bekerja bersamanya.

“Untuk setiap profesional yang mendapat kehormatan bekerja dengannya, saya pergi dengan rasa hormat dan kekaguman,” ungkapnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan