Update Bencana di Sumatera: 961 Jiwa Meninggal, Aceh dan Kabupaten Agam Jadi yang Tertinggi
Kabupaten Agam menjadi salah satu wilayah dengan jumlah korban meninggal terbanyak dalam bencana di Sumatera.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) merilis pembaruan data penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Sumatera per 9 Desember 2025.
Hampir seluruh wilayah pesisir barat dan sebagian utara Sumatera mengalami dampak signifikan, dengan total 52 kabupaten/kota tercatat terdampak bencana.
BNPB mencatat 961 jiwa meninggal dunia, sementara 293 jiwa luka-luka, dan 56 orang masih hilang.
Kabupaten Agam, Aceh Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan menjadi wilayah dengan korban meninggal tertinggi.
157 Ribu Rumah Rusak, 299 Ribu Warga Mengungsi
Kerusakan bangunan mencapai skala besar, mencakup:
157.600 rumah rusak
1.200 fasilitas umum terdampak
199 fasilitas kesehatan rusak
534 fasilitas pendidikan rusak
425 rumah ibadah rusak
234 gedung/kantor rusak
497 jembatan rusak
Sementara itu, jumlah warga terdampak yang mengungsi mencapai ratusan ribu orang.
Aceh Utara merupakan daerah dengan pengungsi terbanyak, yaitu 299.500 jiwa, disusul Aceh Tamiang 262.100 jiwa, dan Aceh Timur 238.500 jiwa.
Daerah Terdampak Sepanjang Pesisir Barat Sumatera
Peta BNPB menampilkan deretan wilayah terdampak mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. Sebagian besar titik bencana berada di sepanjang pesisir barat yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, area yang rawan hujan ekstrem dan pergerakan tanah.
BNPB terus memusatkan operasi darurat melalui distribusi logistik, pendirian pos pengungsian, hingga perbaikan jembatan sementara. Pemerintah daerah diminta memastikan kebutuhan mendesak warga, terutama makanan, air bersih, dan layanan kesehatan.
Editor : Firda Rachmawati

