Update Terbaru Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumatra, Tembus hingga 836 Jiwa

Korban meninggal akibat bencaba di Sumatera terus bertambah

Update Terbaru Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumatra, Tembus hingga 836 Jiwa
korban meninggal terus bertambah

INILAHKORAN - Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) merilis pembaruan data terkini terkait dampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. .

Berdasarkan dashboard resmi Bantuan Sosial dan Operasi Lapangan (BANSORLA) yang diperbarui pada 5 Desember 2025, jumlah korban jiwa terus meningkat seiring proses pendataan di lapangan.

836 Korban Meninggal, 509 Masih Hilang

BNPB mencatat 836 orang meninggal dunia akibat rangkaian bencana yang terjadi sejak akhir November, sementara 509 warga masih dinyatakan hilang. Selain itu, 2.718 orang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan maupun pemantauan medis.

Data ini dihimpun dari berbagai kabupaten/kota di wilayah terdampak, terutama di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, yang menjadi kawasan dengan kerusakan terparah.

Kerusakan Rumah dan Infrastruktur

Tidak hanya menelan korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan kerusakan struktur hunian dan fasilitas umum dalam jumlah besar. BNPB mencatat:

  • 10.500 lebih rumah rusak
  • 536 fasilitas umum rusak
  • 25 fasilitas kesehatan terdampak
  • 326 fasilitas pendidikan rusak
  • 185 rumah ibadah rusak
  • 115 gedung atau kantor rusak
  • 295 jembatan rusak atau putus

Kerusakan infrastruktur tersebut berdampak besar pada mobilisasi bantuan, terutama di wilayah pedalaman dan daerah yang akses jalannya terputus.

Provinsi dengan Korban Tertinggi

Grafik BNPN menunjukkan bahwa provinsi dengan jumlah korban meninggal tertinggi berasal dari tiga wilayah utama:

Aceh – sekitar 325 jiwa

Sumatera Barat – sekitar 311 jiwa

Sumatera Utara – sekitar 200 jiwa

BNPB menegaskan bahwa angka ini masih bisa berubah seiring proses pencarian dan verifikasi data korban di berbagai titik bencana.

Upaya Penanganan Berlanjut

Tim gabungan dari BNPB, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus memaksimalkan proses evakuasi, pencarian korban hilang, serta pendistribusian bantuan logistik. Peta operasi yang ditampilkan dalam sistem menunjukkan fokus utama berada di pesisir barat Sumatra, mulai dari Aceh hingga Sumatera Barat.


Editor : Firda Rachmawati