Usai Dibangunkan Jalan dan Dibagikan Sepeda, Desa Malasari Kini Diberikan Mobil Sekolah
Murid SD hingga SMA di Desa Malasari Nanggung yang selama ini ke sekolah dengan berjalan kaki menembus kabut Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dengan jarak 5 kilometer atau bahkan lebih, serta naik dan menuruni perbukitan akhirnya mendapatkan bantuan 4 unit mobil sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Murid SD hingga SMA di Desa Malasari Nanggung yang selama ini ke sekolah dengan berjalan kaki menembus kabut Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dengan jarak 5 kilometer atau bahkan lebih, serta naik dan menuruni perbukitan akhirnya mendapatkan bantuan 4 unit mobil sekolah.
"Sebelumnya kami memberikan 3 unit dan saat ini 1 unit mobil sekolah untuk murid-murid, semoga kini dengan keberadaan mobil sekolah, mereka tak lagi jalan jauh, hujan dan panas-panasan baik saat pergi maupun pulang sekolah," kata Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa 23 Desember 2025.
Rudy Susmanto mengharapkan, Desa Malasari lepas dari status terosolir dan menjadi desa yang berkembang, maju dan mandiri.
"Usai di wilayah Barat, tahun 2026 nanti Pemkab Bogor juga akan membebaskan desa terisolir yang ada di wilayah timur," ungkapnya.
Sedangkan, Camat Nanggung Ae Saepuloh berterima kasih atas bantuan mobil sekolah, apalagi operasionalnya masih ditanggung Dinas Perhubungan.
Ae Saepuloh pun akan membagikan kartu khusus untuk murid-murid yang ada di lima dusun di Desa Malasari Nanggung.
Untuk sementara, mobil sekolah hanya digunakan untuk mengantar murid ke sekolah dan mengantarkannya kembali ke rumah.
Ia pun bersyukur, setelah terisolir selama lebih 80 tahun, Desa Malasari kini mendapatkan perhatian lebih dari Bupati - Wabup Bogor berupa pembangunan jalan beton, pembagian ratusan sepeda dan pemberian mobil sekolah.
"Kami akan berikan kartu, kepada ratusan murid-murid mulai dari tingkat SD hingga SMA. Semoga keberadaan mobil sekolah, bisa meningkatkan angka rata-rata lama sekolah," ucap Ae Saepuloh.
Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari daerah pemilihan (Dapil) Vi Nurodin Jaro Peloy yang selama ini kerap memperjuangkan masyarakat Desa Malasari Nanggung menjelaskan bahwa selama puluhan tahun, tidak ada angkutan umum yang beroperasi di wilayah perkebunan teh dan TNGH ini.
"Sebelumnya saya mengusulkan ada bus perintis Damri yang menghubungkan Desa Malasari dengan Kecamatan Nanggung atau bahkan dengan kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Tapi, Alhamdulillah, dengan bantuan Bupati-Wabup Bogor, murid di Desa Malasari tetap sangat terbantu dengan keberadaan mobil sekolah. Kami ucapkan terima kasih atas dikabulkannya aspirasi dan kebutuhan warga Desa Malasari," tukas Nurodin Jaro Peloy.
Editor : Doni Ramdhani


