Vaksinasi Dosis Pertama Baru Mencapai 32 Persen, Dinkes KBB Gelar Serbuan Vaksin di Enam Kecamatan

Progres vaksinasi dosis pertama untuk semua kategori, termasuk pelajar dan ibu hamil di Bandung Barat baru mencapai 32 persen.

Vaksinasi Dosis Pertama Baru Mencapai 32 Persen, Dinkes KBB Gelar Serbuan Vaksin di Enam Kecamatan

INILAHKORAN, Ngamprah - Progres vaksinasi dosis pertama untuk semua kategori, termasuk pelajar dan ibu hamil di Bandung Barat baru mencapai 32 persen.

Padahal, Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menargetkan capaian vaksinasi Covid-19 khususnya dosis pertama ini mencapai 50 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB Nurul Rashihan mengatakan, saat ini target vaksinasi baru mencapai 32 persen. Namun, pihaknya terus berproses melalui serbuan vaksin.

"Semoga di akhir bulan ini bisa tembus 50 persen," katanya, Rabu 22 September 2021.

Baca Juga: Foto: Axis Dukung Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua untuk Pelajar dan Mahasiswa

Ia menuturkan, pihaknya bakal melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19 guna memenuhi target tersebut dengan menggelar gebyar vaksinasi di enam kecamatan, antara lain Kecamatan Lembang, Cisarua, Ngamprah, Padalarang, Batujajar, dan Parongpong, dengan target 5.000 per hari tervaksinasi di setiap kecamatan.

Ia menyebut, Kecamatan Lembang menjadi salah satu kecamatan yang mendapat perhatian khusus lantaran menjadi daerah tujuan utama wisata.

"Penduduknya juga padat, sehingga ketika banyak yang sudah divaksin maka bakal menunjang dan mendongkrak wisata," sebutnya.

Baca Juga: Sebanyak 750 Siswa dan Pengajar SMA PGRi Rancaekek Ikuti Vaksinasi Merdeka

"Pendataannya camat berkoordinasi dengan desa dan pengurus RT/RW, nakesnya dari PKM yang ada di setiap desa," sambungnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Pemda KBB, Agus Ganjar Hidayat menyebutkan, jumlah kasus Covid-19 di KBB terus mengalami penurunan.

Pasalnya, angka BOR atau keterisian tempat tidur pasien isolasi di rumah sakit sudah tinggal 9,4 persen.

Baca Juga: Siap-siap, Para Pemesan Sertifikat Vaksinasi Ilegal se-Indonesia Segera Dipanggil Polisi

Ia menjelaskan, berdasarkan data terakhir, jumlah total kasus yang terkonfirmasi mencapai 19.037. Jumlah kasus aktifnya ada 51 (2,9%), kasus sembuh 18.722 (98,3 persen), dan meninggal 264 (1,3 persen).

"Total kasus tiga besar paling banyak masih ada di Kecamatan Lembang sebanyak 4.260, Padalarang 3.081, dan Ngamprah 2.030 kasus," jelasnya.

Baca Juga: Vaksinasi Digeber! 5,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dan Sinopharm Tiba di Indonesia

"Kasusnya terus turun tapi memang KBB masih PPKM Level 3 karena aglomerasi Bandung Raya," tandasnya. (agus satia negara)


Editor : inilahkoran