Videoa Asusila DIduga ASN Jabar, BKD Tunggu Hasil Forensik
BKD Jabar masih terus menunggu hasil pemeriksaan forensik kepolisian terkait dugaan video asusila yang menyeret nama TS seorang ASN DPMD
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat Sumasna mengatakan, pihaknya akan terus menunggu hasil uji forensik dari Polres Tapanuli utara, terkait video asusila yang diduga melibatkan ASN Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jabar berinisial TS.
Sumasna menerangkan, situasi ini dilakukan karena berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Jabar beberapa waktu lalu, TS membantah sebagai salah pelaku dalam video asusila tersebut.
Dimana diduga ASN TS melakukan hubungan terlarang dengan terduga pria, yang merupakan Sekretaris Daerah Tapanuli Utara Indra Simaremare.
“Yang bersangkutan ketika dimintai keterangan, tidak mengakui. Jadi kita tidak melanjutkan, sampai urusan di APH (aparat penegak hukum) tuntas,” ujar Sumasna pada INILAH baru-baru ini.
Dia melanjutkan, bila nanti telah ada pernyataan resmi dari Tapanuli Utara terkait masalah tersebut, Pemprov Jabar baru mengambil langkah selanjutnya. Termasuk hukuman disiplin, sesuai PP 94/2021 tentang Disiplin ASN.
“Pelanggaran urusan pidana, harus inkrah dulu baru kita turunkan dalam tanda kutip hukuman disiplin. Kecuali di luar pidana, seperti netralitas. Itu kami bisa ambil langkah untuk tindaklanjuti,” ucapnya.
Sebelumnya, dikabarkan TS telah menerima surat panggilan dari Polres Tapanuli Utara untuk memberikan keterangan. Namun dirinya enggan untuk menghadiri pemanggilan tersebut, karena dianggap bukan sebagai kewajiban.
TS ini sendiri sejatinya memang dulunya merupakan ASN di Tapanuli Utara, sebelum pindah ke lingkungan Pemprov Jabar pada 2022 silam.
Namun beberapa waktu lalu, terjadi kehebohan di dunia maya dimana ada rekaman video asusila yang diduga mirip dengan TS, ASN DPMD Jabar. Polres Tapanuli Utara juga telah melakukan pemeriksaan, salah satunya kepada Sekda Indra di 10 Juni silam untuk memastikan terkait rekaman tersebut, kendati yang bersangkutan membantah sebagai pemeran pria di video.
Selain itu, Polres Tapanuli Utara juga memeriksa empat orang saksi yang mengaku pernah menonton video asusila tersebut secara langsung, yakni saksi berinisial TS, BP, RGS dan RBL. ***
Editor : Ahmad Sayuti

