Viral Penyiar RRI Curhat ke Prabowo Usai Terkena PHK Dampak Efisiensi Anggaran, Gerindra Langsung Buka Suara: Harusnya...

Karyawan RRI mengaku terkena PHK imbas efisiensi anggaran dan curhat ke Prabowo.

Viral Penyiar RRI Curhat ke Prabowo Usai Terkena PHK Dampak Efisiensi Anggaran, Gerindra Langsung Buka Suara: Harusnya...
Viral curhatan seorang karyawan RRI yang mengaku diphk imbas efisiensi anggaran

INILAHKORAN - Baru-baru ini viral seorang penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) mencurahkan isi hatinya untuk Presiden Prabowo Subianto usai dia terkena dampak efisiensi anggaran.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @aiinizzaa, jurnalis sekaligus penyiar berstatus kontributor itu mengaku di-PHK akibat kebijakan efisiensi tersebut.

Sebagai penyiar RRI Pro 2 Ternate, dirinya mengaku sedih harus terkena PHK setelah bekerja selama 11 tahun hingga terkena imbas efisiensi anggaran.

"Bapak (Prabowo), kita tahu bahwa efisiensi anggaran yang bapak lakukan saat ini untuk menunjang agar program-program bapak bisa berjalan dengan baik, seperti makan gratis untuk anak-anak," kata @aiinizza dengan suara sangat sendu dalam rekaman yang akhirnya viral di Instagram dan TikTok.

"Tapi sudahkah bapak berpikir bahwa ketika pagi hari bapak berhasil memberikan makan gratis dan bergizi untuk anak-anak, tapi ketika mereka pulang ke rumah, mereka mendapati orang tua mereka tidak bisa memberikan makan siang dan makan malam yang layak, karena ternyata orang tua mereka harus di-PHK dan dirumahkan karena efisiensi yang bapak lakukan."

"Lalu menurut Bapak, di mana letak yang Bapak bilang bahwa Bapak mencintai rakyat Bapak?" lanjutnya dengan suara yang semakin parau. 

Video curhatan karyawan RRI tersebut pun akhirnya mendapat respon dari admin partai Gerindra.

"Harusnya tidak begini buntut dari efisiensi anggaran. Arahan Presiden untuk pengelolaan fiskal mencakup: 1. Identifikasi dan Penghentian Belanja Pemerintah Tidak Esensial, Tidak Berdampak dan Bocor. 2. Pemusatan Kapasitas Fiskal Pemerintah untuk Belanja Prioritas 3. Pengelolaan Fiskal yang Adaptif  Terhadap Situasi Global dan Nasional," tulis Gerindra. 

"Ini gap sangat besar antara Arahan Presiden dan Pelaksanaan," imbuh. 

Video curhatan karyawan RRI dan komentar Gerindra ini memicu perhatian netizen yang menyoroti nasib tenaga honorer serta implementasi kebijakan efisiensi anggaran

Akun resmi Partai Gerindra juga berjanji akan menyampaikan keluh kesah tersebut langsung ke Presiden. 

"Kak sabar ya, terkait hal ini sudah kami sampaikan ke Tim Pak Presiden. Akan segera ditindaklanjuti ke Dirut RRI," imbuh Gerindra.


Editor : Firda Rachmawati