Wacana Parkir Berlangganan Maju Selangkah, Dishub Jabar Sebut Tengah Dikaji Daerah

Wcana berlangganan kini saat ini masih dikaji oleh kabupaten/kota di Jabar dimana wacana ini digulirkan untuk menambah PAD

Wacana Parkir Berlangganan Maju Selangkah, Dishub Jabar Sebut Tengah Dikaji Daerah
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Dhani Gumelar

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota mewacanakan skema parkir berlangganan, untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Dhani Gumelar menuturkan, wacana tersebut tengah dikaji oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) masing-masing kabupaten/kota.

Setelah itu, baru akan diajukan kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk ditindaklanjuti dalam implementasinya di Jawa Barat.

"Ini sedang dibahas. Lagi dikaji sama Bapenda di kabupaten/kota, karena kaitannya dengan pendapatan daerah," ujar Dhani saat ditemui di Kota Bandung, Rabu (15/7/2026).

Sebelumnya, telah dilakukan rapat koordinasi Kadishub kabupaten/kota se-Jawa Barat, yang mana menyepakati pemungutan retribusi parkir tepi jalan umum yang akan diintegrasikan melalui SAMSAT.

Tujuan program ini tak lain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan mengurangi kebocoran retribusi dan pungutan liar (Pungli).

Manfaat program parkir berlangganan ini yakni menata sistem perparkiran agar lebih tertib, meningkatkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Mewujudkan modernisasi pengelolaan parkir dan meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

Setelah disampaikan kepada Dedi Mulyadi dan bila direstui, implementasinya akan dilakukan secara bertahap di kabupaten/kota.

"Bersama wujudkan parkir yang tertib, efisiensi biaya, transparan dan modern di Jawa Barat," tulis akun media sosial @humas_jabar yang dikutip Rabu (15/7/2026). (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti