Wamenhaj Tegaskan Petugas Kerja untuk Melayani Jemaah Haji Bukan Nebeng Berhaji
Wamenhaj invatkan para petugas haji untuk kerja melayani jemaah haji bukan untuk nebeng berhaji.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini Kementerian haji dan Umroh (Kemenhaj) sedang .elakukan pelatihan untuk petugas haji.
Wakil Menteri haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak kembali mengingatkan fungsi petugas haji yang sebenarnya.
Dahnil Anzar Simanjuntak menyebutkan fungsi petugas haji untuk memberi pelayanan kepada jamaah, bukan untuk nebeng berhaji.
Hal ini kembali diingatkan Wamenhaj agar petugas haji melaksanakan tugasnya sebaik mungkin untuk melayani para jemaah haji tahun 2026 ini.
“Kami itu ingin memastikan petugas haji itu niat utamanya itu adalah menjadi petugas haji, bukan orang-orang yang nebeng naik haji," tegas Wamenhaj.
"Karena mereka sudah dilatih cukup lama sebagai sebuah tim,” tambah Dahnil dikutip dari laman Antara.
Para petugas Penyelenggara Ibadah haji (PPIH) Arab Saudi, saat ini telah menjalani pelatihan dan pendidikan selama 20 hari di Asrama haji Pondok Gede, Jakarta.
Selanjutnya para petugas haji ini akan menjalani diklat secara daring selama 10 hari, untuk mengukuhkan tugas mereka sebagai petugas.
Wamenhaj membeberkan bahwa profil para petugas haji tahun ini berbeda-beda latar belakang, mulai dari dokter, aparat keamanan, jurnalis, bahkan profesor hingga akademisi.
Semuanya mesti menjalani tugas dalam satu bendera yang sama yakni sebagai petugas haji untuk melayani jemaah haji.
Wamenhaj menegaskan tidak ada perlakuan istimewa yang diberikan pada petugas haji, semuanya akan berlaku setara.
“Nah kita harapkan dengan pola ini kita bisa menjawab kritik publik selama ini untuk menghindari ada orang-orang yang nebeng naik haji,” ujarnya.***
Editor : Irma Nurfajri


