Warga Mengeluh Banjir Cileuncang di Depan Kantor Pemkab Bandung

Buruknya drainase atau saluran air di Kabupaten Bandung memang sudah menjadi rahasia umum. Bahkan, luapan cileuncang hingga membuat banjir ke badan jalan pun sangat dengan mudah ditemukan disepanjang Jalan Raya Bandung-Soreang tepatnya di depan Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung.

Warga Mengeluh  Banjir Cileuncang di Depan Kantor Pemkab Bandung
Buruknya drainase atau saluran air di Kabupaten Bandung memang sudah menjadi rahasia umum. Bahkan, luapan cileuncang hingga membuat banjir ke badan jalan pun sangat dengan mudah ditemukan disepanjang Jalan Raya Bandung-Soreang tepatnya di depan Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung.

INILAHKORAN,Soreang- Buruknya drainase atau saluran air di Kabupaten Bandung memang sudah menjadi rahasia umum. Bahkan, luapan cileuncang hingga membuat banjir ke badan jalan pun sangat dengan mudah ditemukan disepanjang Jalan Raya Bandung-Soreang tepatnya di depan Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pantauan Inilahkoran pada Senin 28 Juli 2025 sore, disepanjang Jalan Raya Bandung-Soreang, banyak terdapat luapan air dari drainase yang tersumbat. Akibatnya, banjir-cileuncang'>banjir cileuncang menggenangi badan jalan dengan ketinggian antara 10 sentimeter hingga 20 sentimeter. Salah satunya, luapan air dari drainase yang tersumbat terlihat di depan  pusat Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung atau tempat berkantornya Bupati Bandung Dadang Supriatna. 

Bak kontrol air di trotoar jalan yang berada di depan gerbang masuk Hotel Grand Shunsine Soreang  terlihat dalam keadaan terbuka dan  luapan air membanjiri jalan. Karena ada genangan cileuncang, kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas ke arah Soreang pun terpaksa harus melambatkan lajunya. Karena jika terus dipacu bisa mengenai pengguna jalan lainnya serta rawan terjerembab pada lubang jalan yang memang banyak disepanjang jalan itu.

"Jangankan hujan deras,hujan biasa saja air langsung meluap ke jalan dan banjir-cileuncang'>banjir cileuncang. Mungkin karena sering terendam banjir-cileuncang'>banjir cileuncang makanya jalan satu arah yang dulu biasanya selalu mulus itu kini rawan bikin celaka karena banyak lubang," kata Dadan (50) salah seorang warga Soreang.

Dikatakan Dadan, kerusakan drainase disepanjang jalan di kawasan Soreang ini sudah lama terjadi. Namun sayangnya, meskipun di depan mata Kantor dan rumah dinas Bupati Bandung Dadang Supriatna. Buruknya fasilitas publik yang ada dsekitaran Ibu Kota Kabupaten Bandung di Soreang ini tentu sangat disesalkan oleh kebanyakan warga Kabupaten Bandung khususnya warga Kecamatan Soreang.

"Karena selain drainase yang buruk, fasilitas publik lainnya pun sangat menurun bahkan cenderung buruk. Diantaranya, jalan enggak mulus seperti dulu, Penerangan Jalan Umum (PJU) disepanjang Jalan Raya Bandung-Soreang itu banyak yang padam," ujarnya.

Dadan meminta dan mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bandung agar tidak lupa untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan berbagai fasilitas publik yang ada di kawasan Ibu Kota Kabupaten Bandung yakni Soreang.

"Yah seharusnya fasilitas publik dikawasan Ibu Kota Kabupaten itu yah terbaik lah. Karena itu kan pusat kota, etalasenya atau wajahnya Kabupaten Bandung. Kalau begini, bagaimana daerah-daerah pinggiran kawasan Ibu Kota nya saja memprihatinkan," katanya.***


Editor : JakaPermana