Waspada Cuaca Ekstrem Landa Jabar, BMKG Pesan Hal ini kepada Masyarakat yang akan Berwisata ke Lembang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi selama libur Lebaran 2024, hujan ringan hingga lebat bakal terjadi secara merata di seluruh Jawa Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi selama libur Lebaran 2024, hujan ringan hingga lebat bakal terjadi secara merata di seluruh Jawa Barat (KBB).
Oleh karenanya, BMKG mengimbau kepada masyarakat yang hendak berwisata ke kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada momen libur Lebaran 2024 untuk senantiasa waspada terhadap cuaca ekstrem.
"Berdasarkan kondisi dinamika cuaca dan juga hasil observasi cuaca baik dari satelit dan radar cuaca, kita prakirakan kondisi cuaca untuk arus mudik dan libur Lebaran dari 9 sampai 14 April, cuaca berawan namun berpotensi hujan ringan dan lebat," kata Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu di Lembang.
Ayu menyebut, di tanggal tersebut, potensi hujan yang mengguyur termasuk di kawasan Lembang dan sekitarnya bakal terjadi mulai siang hingga sore hari.
"Terlebih, potensi hujan lebat akan berpeluang terjadi di tanggal 9 sampai 14 April itu tadi, mulai siang sampai sore hari. Kondisi hujan itu merata di seluruh Jawa Barat," sebutnya.
Sehingga , pihaknya meminta kepada seluruh wisatawan dan pemudik, agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, angin kencang, hingga pohon tumbang.
"Imbauannya untuk yang mudik dan liburan, kita minta agar memperhatikan kondisi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologis, seperti hujan lebat skala lokal yang sering terjadi, kemudian hujan angin malam sampai siang," paparnya.
Selain itu, bagi wisatawan yang bakal berkunjung ke Lembang kemudian ke pantai di wilayah Jawa Barat, agak senantiasa mengecek prakiraan cuaca setiap harinya.
"Intinya baik pemudik dan wisatawan, prepare dulu melihat info BMKG, lihat jadwal terjadinya hujan, dan sesuaikan dengan destinasi," ujarnya.
"Terutama daerah pegunungan yang rawan terjadinya longsor. Kemudian yang di pantai perhatikan gelombang tinggi," sambungnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

