WNA Italia Ngamuk di Denpasar, Aniaya Warga Lokal Gara-Gara Suara Masak

Gegara suara masak, WNA Italia di Bali ngamuk hingga aniaya warga.

WNA Italia Ngamuk di Denpasar, Aniaya Warga Lokal Gara-Gara Suara Masak
WNA Italia mengamuk karena suara masak

INILAHKORAN.ID - Warga Denpasar digegerkan oleh aksi brutal seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Italia yang diduga melakukan kekerasan terhadap warga lokal hanya karena terganggu suara aktivitas memasak.

Peristiwa ini terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WITA dan viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Instagram @yuniliawt.

Berdasarkan informasi terbaru, identitas pelaku telah dikonfirmasi sebagai warga negara Italia setelah paspornya berhasil diidentifikasi.

Kejadian bermula saat korban tengah beraktivitas di dapur. Pelaku yang merasa terganggu langsung menunjukkan sikap agresif dengan menggedor tembok secara keras.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian mendatangi rumah korban dan melakukan aksi perusakan serta kekerasan fisik.

Dalam video yang beredar luas, terlihat pelaku menendang sepeda motor milik korban hingga mengalami kerusakan.

Selain itu, pelaku juga diduga memukul suami korban dalam insiden tersebut.

Kasus ini turut menjadi sorotan aktivis kemanusiaan Bali, Niluh Djelantik. Ia mendesak pihak kepolisian, khususnya Polresta Denpasar, untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.

Korban diketahui telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polresta Denpasar pada hari yang sama. Aparat kepolisian juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun hingga saat ini, pelaku disebut belum diamankan maupun dipanggil untuk dimintai keterangan.

Situasi tersebut membuat korban merasa cemas. Mereka khawatir pelaku akan melarikan diri atau berpindah lokasi sebelum proses hukum berjalan.

Dalam keterangannya, korban mengungkapkan bahwa tindakan intimidasi dari pelaku bukan kali pertama terjadi. WNA tersebut disebut kerap menunjukkan perilaku agresif setiap kali mendengar aktivitas rumah tangga seperti memasak, mandi, atau menyapu, lantaran posisi tempat tinggalnya yang bersebelahan langsung dengan area dapur dan kamar mandi korban.


Editor : Firda Rachmawati