Yomanius Pastikan Beasiswa Pengganti BPMU Aman di Pergeseran APBD 2026

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung memastikan beasiswa bagi siswa miskin pengganti Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) aman

Yomanius Pastikan Beasiswa Pengganti BPMU Aman di Pergeseran APBD 2026
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung memastikan, beasiswa bagi siswa miskin pengganti Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) aman di pergeseran APBD Murni 2026./istimewa

INILAHKORAN.ID - Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung memastikan, beasiswa bagi siswa miskin pengganti Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) aman di pergeseran APBD Murni 2026.

Yomanius mengatakan, alokasi beasiswa bagi siswa miskin di sekolah swasta dan miskin ekstrem di swasta dan negeri sebesar Rp218 miliar tersedia.

Walaupun sebelumnya kata dia, sempat terjadi silang pendapat antara Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terkait penempatan alokasi anggaran beasiswa tersebut.

Sampai akhirnya Komisi V DPRD Jabar lanjut Yomanius, mendesak agar dimasukkan dalam alokasi APBD Murni tanpa harus menunggu di APBD Perubahan 2026.

"Nah, Pak Gubernur (Dedi Mulyadi) merespon bahwa tanpa melalui perubahan APBD, akan melakukan lagi pergeseran. Pergeseran itu dilakukan dan ada," ujar Yomanius kepada INILAHKORAN.ID, Selasa 10 Februari 2026.

Hanya saja untuk jumlah penerima kata dia belum dipastikan, karena menunggu penetapan Dapodik yang difinalisasi Kemendikdasmen di akhir Agustus 2026 mendatang.

"Setelah ditentukan, diputuskan oleh kementerian, maka setelah itu berarti datanya sudah final. Di sana akan terbaca siapa saja siswa miskin ekstrim desil 1 kemudian sampai di desil 4. Di sana Pak Gubernur akan melakukan pergeseran tanpa melalui perubahan APBD," ucapnya.

Atas dasar itu kata Yomanius, dipastikan beasiswa pengganti BPMU bagi siswa miskin hadir melalui pergeseran APBD Murni 2026.***


Editor : JakaPermana