12 Tahun Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Dua Desa di Cihampelas Ancam Golput di Pilkada 2024

Masyarakat dari dua desa di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengancam tak akan berpartisipasi dalam Pilkada KBB 2024.

12 Tahun Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Dua Desa di Cihampelas Ancam Golput di Pilkada 2024

INILAHKORAN, Ngamprah - Masyarakat dari dua desa di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengancam tak akan berpartisipasi dalam Pilkada KBB 2024.

Masyarakat dua desa tersebut, yakni dari Desa Tanjungjaya dan Desa Mekarjaya memiliki untuk Golput lantaran kesal dan kecewa sebab jalan di wilayahnya sudah 12 tahun tidak kunjung diperbaiki. 

Tak hanya itu, mereka pun memasang spanduk sebagai bentuk kekesalan, setelah sebelumnya menanam pohon pisang di jalan rusak. 

Tulisan dalam spanduk yang dipasang dipinggir jalan itu bertuliskan, "Masyarakat Desa Mekarjaya dan Tanjungjaya tidak akan ikut serta dalam Pilkada sebelum Jalan Kabupaten Cihampelas - Bunder diperbaiki". 

Kepala Desa Tanjungjaya Tintin Marlina menyebut, ancaman tersebut merupakan reaksi spontan atas akumulasi kekesalan warga selama ini.

"Masyarakat di Desa Tanjungjaya dan Mekarjaya menunggu janji perbaikan jalan, jika tidak direspons mereka menyatakan sikap tidak akan ikut serta dalam Pilkada KBB 2024," katanya kepada wartawan.

Ia menilai, pernyataan sikap masyarakat dua desa ini merupakan aksi protes lanjutan. Setelah sebelumnya melakukan aksi protes jalan rusak dengan menanam pepohonan di tengah jalan. 

"Tapi karena aksi tersebut tidak juga digubris hingga warga menggelar aksi lanjutan," ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya selaku pemerintah Desa Tanjungjaya sudah mengajukan perbaikan setiap tahun di Musrenbang untuk perbaikan jalan, tapi tidak pernah ada tanggapan. 

Bahkan, sambung dia, masyarakat juga pernah menggelar aksi unjuk rasa dengan menggeruduk Kantor Dinas Pekerjaan dan Tata Ruang (PUTR) KBB menuntut perbaikan jalan. 

"Pernah tahun 2018 masyarakat kami sebanyak tiga truk demo ke Dinas PUTR. Tapi gak ada hasil, buktinya sampai sekarang jalan tidak kunjung diperbaiki," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : Ahmad Sayuti