13 KM Jalan Rusak, Kades Panggalih Pilih Bangun Gor Karena Diminta Warga

terdapat sekitar 13 kilometer jalan desa dalam kondisi rusak di wilayah yang dipimpinnya.

13 KM Jalan Rusak, Kades Panggalih Pilih Bangun Gor Karena Diminta Warga
Kades Panggalih ungkap soal 13 KM jalan rusak

INILAHKORAN.ID - Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Wahyu, angkat bicara terkait kondisi infrastruktur desa yang menjadi sorotan publik. 

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat sekitar 13 kilometer jalan desa dalam kondisi rusak di wilayah yang dipimpinnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Wahyu saat berdialog dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Dalam percakapan itu, Wahyu menjelaskan berbagai kendala yang dihadapi pemerintah desa selama masa kepemimpinannya.

Wahyu menyebut dirinya telah menjabat sebagai kepala desa selama enam tahun. Namun, menurutnya, tidak semua periode kepemimpinan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Ia mengungkapkan bahwa selama sekitar dua tahun masa pandemi Covid-19, pemerintah desa tidak dapat melakukan pembangunan fisik secara optimal. Setelah situasi mulai normal, pemerintah desa kemudian merealisasikan pembangunan gedung olahraga (GOR).

“Waktu dua tahun Covid tidak bisa membangun, lalu akhirnya membangun GOR,” ujar Wahyu.

Terkait keputusan membangun GOR terlebih dahulu, Wahyu menegaskan bahwa langkah tersebut diambil berdasarkan aspirasi masyarakat

Menurutnya, sebagian warga menginginkan adanya fasilitas olahraga sebagai sarana kegiatan dan kebersamaan.

“Itu keinginan masyarakat masing-masing, ingin ada GOR. Alhamdulillah sekarang sudah ada GOR baru,” katanya.

Meski demikian, pernyataan Wahyu mendapat tanggapan dari Dedi Mulyadi yang menilai bahwa pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan desa, seharusnya menjadi prioritas utama sebelum pembangunan fasilitas penunjang lainnya.


Editor : Firda Rachmawati