13 Makanan Pemurni dan Pelancar Peredaran Darah Alami Menurut Ahli Gizi

Ingin melancarkan sirkulasi darah? Temukan 13 makanan terbaik penambah nitrik oksida alami, mulai dari cabai cayenne hingga buah bit, rekomendasi ahli gizi!

13 Makanan Pemurni dan Pelancar Peredaran Darah Alami Menurut Ahli Gizi
13 Makanan Pemurni dan Pelancar Peredaran Darah Alami Menurut Ahli Gizi

INILAHKORAN.ID - Sirkulasi darah yang lancar sangat penting untuk mendistribusikan oksigen dan nutrisi ke seluruh organ tubuh. 

Sirkulasi yang buruk akibat kondisi medis seperti diabetes, obesitas, penyakit arteri perifer (PAD), atau kebiasaan merokok dapat memicu gejala kesemutan, kram otot, tangan dan kaki terasa dingin, hingga gangguan pencernaan.

​Menurut ahli gizi Jillian Kubala, MS, RD dan peninjau medis Marie Lorraine Johnson, MS, RD, CPT, mengonsumsi makanan yang kaya akan nitrat, antioksidan jenis flavonoid, serta asam lemak omega-3 dapat merangsang pembentukan nitrik oksida (nitric oxide). Senyawa alami ini berfungsi merelaksasi dan melebarkan pembuluh darah (vasodilator).

​Berikut adalah 13 makanan terbaik untuk melancarkan sirkulasi darah secara alami:

​Cabai Cayenne

Mengandung senyawa aktif kapsaisin (capsaicin) yang memicu pelepasan nitrik oksida untuk melebarkan pembuluh darah serta membantu mengurangi penumpukan plak di arteri.

​Buah Delima

Kaya akan polifenol dan nitrat organik yang terbukti meningkatkan oksigenasi pada jaringan otot serta meredakan peradangan pada pembuluh darah.

​Bawang Bombay

Sumber antioksidan flavonoid yang membantu pembuluh darah dan vena membentang serta melebar saat aliran darah meningkat.

​Kayu Manis

Mengandung senyawa snamaldehid yang membantu merelaksasi pembuluh darah dan terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik.

​Bawang Putih

Kaya akan senyawa sulfur bernama alisin (allicin). Studi menunjukkan konsumsi rutin suplemen atau ekstrak bawang putih dapat meningkatkan aliran darah di area lengan atas hingga 50%.

​Ikan Berlemak (Salmon dan Makarel)

Tinggi asam lemak omega-3 yang ampuh mencegah penggumpalan trombosit penyebab penyumbatan darah sekaligus merangsang pelepasan nitrik oksida.

​Buah Bit

Mengandung nitrat alami dalam jumlah tinggi. Tubuh akan mengonversi nitrat dari bit menjadi nitrik oksida untuk mengendurkan arteri yang kaku.

​Kunyit

Bumbu dapur ini mengandung kurkumin (curcumin) yang efektif membuka pembuluh darah, mengurangi stres oksidatif, dan melancarkan sirkulasi ke seluruh ekstremitas tubuh.

​Sayuran Hijau (Bayam dan Kobis)

Kaya akan nitrat tumbuhan yang menjaga stabilitas tekanan darah dan elastisitas dinding pembuluh darah jika dikonsumsi secara rutin.

​Buah Sitrus (Jeruk dan Grapefruit)

Mengandung flavonoid sitrus yang berfungsi mengurangi kekakuan pada arteri, meredakan peradangan, dan merangsang produksi nitrik oksida alami.

​Tomat

Mengandung ekstrak yang bekerja mirip dengan obat penghambat angiotensin-converting enzyme (ACE), sehingga mampu mengontrol agar pembuluh darah tidak menyempit.

​Buah Beri (Strawberi dan Blueberi)

Kaya akan antosianin yang membantu meredakan peradangan pada dinding vena, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah.

​Jahe

Mengandung gingerol yang secara alami membantu merelaksasi otot di sekitar pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi yang membebani sirkulasi.

​Mekanisme Kerja Nutrisi dalam Pembuluh Darah

​Secara medis, kombinasi nutrisi dari makanan-makanan di atas bekerja melalui tiga jalur utama:

​Pertama, peningkatan nitrik oksida. Bahan seperti buah bit, bayam, dan delima dikonversi oleh tubuh menjadi nitrik oksida yang mengendurkan otot dinding arteri.

​Kedua, perlindungan dinding pembuluh darah. Flavonoid pada bawang, sitrus, dan buah beri mencegah kerusakan oksidatif pada lapisan endotel (bagian dalam pembuluh darah).

​Ketiga, pencegahan penyumbatan. Asam lemak omega-3 pada ikan berlemak menjaga agar sel darah tidak saling menempel dan membentuk gumpalan berbahaya.


Editor : Firda Rachmawati