18 Siswa SMAN 1 Ciamis Dianiaya Saat Pelatihan Pramuka, Polda Jabar Bakal Usut Tuntas
18 Siswa SMAN 1 Ciamis luka lebam usai Pelatihan Pramuka. Polda Jabar memastikan proses penyelidikan sedang dilakukan polisi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Polda Jabar memastikan polisi sedang melakukan proses penyelidikan terkait kasus 18 siswa SMAN 1 Ciamis yang mengalami luka lebam usai Pelatihan Pramuka.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun InilahKoran, sebanyak 18 siswa SMAN Ciamis itu mengalami luka-luka gegara mengikuti Pelatihan Pramuka, pada 7 Januari 2022 lalu.
"18 siswa (SMAN 1 Ciamis) mengalami luka lebam," ucap Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dihubungi via ponselnya Jumat 14 Januari 2022.
Baca Juga: KPK Tetapkan Jadi Tersangka, AGM Kenakan Rompi Oranye, Bendahara Demokrat Balikpapan Ikut Terseret
Ibrahim Tompo menuturkan kronologi awal pada 7 Januari 2022 ada sekitar 50 siswa mengikuti pelatihan yang dilakukan para seniornya.
Mereka dibawa ke rumah salah seorang seniornya, untuk mengikuti pelatihan berbasis menjaga atau memperlihatkan kekuatan.
Dalam kegiatan itu, siswa-siswa tersebut mengalami tindak penganiayaan.
Baca Juga: Suap Berjamaah di Penajam Paser Utara, Ini Daftar Tersangka yang Ditetapkan KPK Selain Bupati AGM
Tak terima anaknya dianiaya para orang tua murid pun melaporkan kepada pihak kepolisian, pada 11 Januari 2022.
Sehari berselang, laporan diterima Polres Ciamis dan dibuatkan visum untuk pemeriksaan awal kepada terlapor untuk mengklarifikasi informasi yang diterima.
Baca Juga: David da Silva Mandul Lagi di Laga Persib Bandung vs Bali United, Robert Alberts Membela!
"Kita masih menunggu hasil visum sebelum naik jadi penyidikan, skarang masih penyelidikan," kata dia.
Editor : inilahkoran


