2 Mahasiswa UGM Gugur Saat KKN di Maluku, Jenazah Dipulangkan dengan Penuh Kehormatan

Dua mahasiswa UGM yang sedang melakukan KKN meninggal dunia, kini jenazahnya dipulangkan.

2 Mahasiswa UGM Gugur Saat KKN di Maluku, Jenazah Dipulangkan dengan Penuh Kehormatan

INILAHKORAN - Dua jenazah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menjadi korban kecelakaan laut saat menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Maluku Tenggara dipulangkan ke kampung halaman mereka, Rabu (2/7). Kedua mahasiswa tersebut adalah Septian Eka Rahmadi asal Sumba, NTT, dan Agus Adi Prayogo asal Bojonegoro, Jawa Timur.

Pemulangan dimulai dari Masjid Agung Raudhah, Langgur, tempat jenazah disalatkan dengan dihadiri ratusan orang. Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, menyampaikan penghormatan terakhir kepada kedua mahasiswa.

“Mereka datang membawa niat mulia untuk mengabdi kepada masyarakat. Kini kami antar pulang dengan penuh hormat,” ucap Bupati.

Usai disalatkan, iring-iringan duka mengantar jenazah menuju Bandara Karel Sadsuitubun. Prosesi haru ini diikuti pejabat daerah, rekan mahasiswa KKN UGM, serta warga setempat. Sebelum lepas landas, Pemerintah Kabupaten secara resmi menyerahkan jenazah kepada pihak UGM, yang diwakili oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Antari Innaka Turiningsih.

Tangis Sambut Jenazah mahasiswa UGM, KKN di Maluku Berujung Duka

Yogyakarta turut berduka atas kepergian dua mahasiswa UGM yang wafat saat menjalani KKN di Ohoi Debut, Maluku Tenggara. Pihak kampus menyambut kepulangan jenazah dengan doa dan linangan air mata, menandai kehilangan mendalam atas dua putra terbaik bangsa.

“Terima kasih atas pendampingan dan perhatian penuh dari pemerintah daerah Maluku Tenggara selama musibah ini,” tutur Dr. Turiningsih.

Kedua jenazah diterbangkan menuju Ambon, lalu dilanjutkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan. Pemulangan sempat tertunda tiga jam akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan udara Maluku.

Tragedi Long Boat di Wahr: Dua mahasiswa UGM Tewas, Sepuluh Selamat

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (1/7/2025), saat sebuah perahu bermotor (long boat) yang mengangkut 12 penumpang terbalik di Perairan Pulau Wahr, Maluku Tenggara. Dalam insiden itu, 10 orang berhasil diselamatkan, sementara dua mahasiswa UGM ditemukan meninggal dunia, salah satunya ditemukan warga jauh dari lokasi kejadian.

Tim SAR dan warga setempat segera melakukan upaya evakuasi begitu menerima informasi tentang kejadian tersebut.


Editor : Firda Rachmawati