230 Ribu Balita di Garut Terima Imunisasi Polio
Jumlah anak balita akan mendapatkan vaksin polio di Kabupaten Garut pada Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio pada April 2023 mencapai sekitar 230 ribu jiwa, atau tepatnya 227.680 jiwa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut-Jumlah anak balita akan mendapatkan vaksin polio di Kabupaten Garut pada Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio pada April 2023 mencapai sekitar 230 ribu jiwa, atau tepatnya 227.680 jiwa.
Mereka tersebar di 421 desa dan 21 kelurahan di 42 kecamatan se-Kabupaten Garut.
Pemkab Garut menyiapkan sekitar 5.012 titik lokasi untuk pemberian vaksin polio bagi balita tersebut. Di posyandu, sekolah hingga pusat=pusat keramaian.
Hal itu mengemuka pada Kick Off Pelaksanaan Sub PIN Polio di Kabupaten Garut di Garut Islamic Prima Insani School Jalan Raya Ciledug Kecamatan Garut Kota, Senin (3/4/2023).
Rudy menegaskan, pemberian imunisasi terhadap anak merupakan gerakan mutlak harus dilaksanakan untuk menjamin tidak ada kasus polio di Garut.
"Jumlahnya cukup banyak di Kabupaten Garut, itu sekitar 230 ribu orang (anak). Kita akan menggerakkan semua entitas. Disdik (Dinas Pendidikan), Kadisdik ada di lapangan. Juga kita ininkan (kolaborasikan) dengan Bapak Kemenag supaya ini di madrasah-madrasah juga dilakukan dan pokoknya semua digerakkan," kata Rudy.
Pelaksanaan Sub PIN Polio dijadwalkan berlangsung sepekan ditargetkan dapat sebanyak 95 persen anak diimunisasi polio.
Menurutnya, dosis vaksin tersedia untuk pemberian vaksin polio ratusan ribu anak balita di Garut sendiri mencapai sebanyak 250 ribu dosis.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Maskut Farid mengatakan, pelaksanaan Sub PIN Polio putaran pertama akan dilaksanakan pada 3-9 April 2023. Sedangkan tahap kedua dilaksanakan pada bulan berikutnya.
Ada sebanyak 227.680 anak menjadi sasaran pemberian vaksin polio.
Untuk pelaksanaan Sub PIN Polio tersebut, lanjut Maskut, pihaknya telah menyiapkan sekitar 5.012 lokasi untuk pemberian imunisasi polio. Mulai posyandu, sekolah, hingga pusat-pusat keramaian yang ada di Kabupaten Garut. Satu titik pos bisa melayani 50 hingga 100 anak.
"Makanya, sekarang ini diharapkan semua anak selama seminggu ini harus dilaksanakan tetesan polio. Semua yang punya balita dipastikan ditanya. Kalau belum (divaksin polio), harus dilaporkan di puskesmas terdekat, atau di posyandu, atau di poskesdes, atau di pustu ya !" ingatnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Garut Diah Kurniasari mengajak seluruh masyarakat melakukan pemberian imunisasi polio terhadap anak umur 0-59 bulan agar terhindar dari penyakit polio.
"Penyakit polio tidak dapat disembuhkan tapi ini bisa dicegah, dicegahnya dengan diberikan dua tetes obat polio. Jadi saya rasa ya itulah mudah-mudahan khususnya anak-anak di Kabupaten Garut sehat, terhindar dari polio," ujarnya.(zainulmukhtar)***
Editor : JakaPermana


