Cegah Polio, Pemkab Garut Siapkan 6.000 Titik Pos PIN Vaksinasi Polio Massal untuk 3-11 April dan 15-22 Mei 2023

Kendati di Kabupaten Garut tidak ditemukan kasus polio, Pemkab Garut bersiap melaksanakan vaksinasi polio massal secara serentak bagi balita usia 0-59 bulan se-Kabupaten Garut pada 3 April 2023.

Cegah Polio, Pemkab Garut Siapkan 6.000 Titik Pos PIN Vaksinasi Polio Massal untuk 3-11 April dan 15-22 Mei 2023
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut Muksin mengatakan, guna menyukseskan gerakan vaksinasi polio massal tersebut ada sekitar 6.000 titik Pos Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tersebar di wilayah Kabupaten Garut disiapkan. (zainulmukhtar)

INILAHKORAN, Garut - Kendati di Kabupaten Garut tidak ditemukan kasus polio, Pemkab Garut bersiap melaksanakan vaksinasi polio massal secara serentak bagi balita usia 0-59 bulan se-Kabupaten Garut pada 3 April 2023.

Hal itu dilakukan guna mencegah penularan polio, serta tak terlepas dari status Jawa Barat yang dinyatakan sebagai daerah Kejadian Luar Biasa (KLB) polio, menyusul ditemukannya satu kasus positif polio di Purwakarta belum lama ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut Muksin mengatakan, guna menyukseskan gerakan vaksinasi polio massal tersebut ada sekitar 6.000 titik Pos Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tersebar di wilayah Kabupaten Garut disiapkan.

"Pelaksanaan vaksinasi polio massal tersebar di 6.000 titik Pos PIN itu rencananya dideklarasikan Bupati Garut Rudy Gunawan pada Senin 3 April 2023 besok," kata Muksin, Jumat 31 Maret 2023.

Dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Sub PIN polio Kabupaten Garut melalui zoom meeting di Gedung Command Center Garut, Rudy mengingatkan Kepala Puskesmas sebagai penanggung jawab pelaksanaan vaksinasi polio agar berkoordinasi dengan masing-masing Camat.

"Saya kepada Kepala Puskesmas sebagai yang bertanggung jawab, karena semua hal yang berhubungan dengan vaksinnya itu ada di Puskesmas. Jadi mohon nanti berkoordinasi dengan Pak Camat ya. Dan saya akan pantau siapa camat tidak memberikan perhatian khusus terhadap masalah yang penting dan kemanusiaan ini. Kita akan coba kita evaluasi dan saya akan melakukan langkah-langkah yang lebih konkret ya demi masyarakat Garut," kata Rudy.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut Maskut Farid menegaskan di Garut tidak ditemukan kasus polio. Kasus polio hanya ditemukan di Purwakarta.

Berdasarkan instruksi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi atas temuan kasus polio tersebut, status KLB polio hanya ditetapkan di tingkat provinsi Jawa Barat. Karenanya, pelaksanaan vaksinasi polio di seluruh daerah di Provinsi Jawa Barat.

"Kita sudah siapkan semuanya. Dan sekarang ini karena produksi baru ini tidak lama. Maksudnya teknologi baru. Kemarin katanya Insya Allah vaksinnya lebih aman. Jadi ini untuk menjaga jangan sampai di Garut ini ada polio. Karena dengan satu polio berarti ada (yang) lumpuh dan juga nanti selamanya dan sampai dewasa juga lumpuh," kata Maskut.

Dia menyebutkan, imunisasi/vaksinasi polio di Garut sendiri dilaksanakan dua putaran. Putaran pertama pada 3-11 April 2023, dan putaran dua pada 15-22 Mei 2023.*** (zainulmukhtar)


Editor : Doni Ramdhani