3 Ribu Sopir Angkot hingga Andong di Jabar Terima Kompensasi Libur Mudik Lebaran
Pemprov Jabar menggelontorkan Rp6,9 miliar sebagai kompenasi bagi ribuan sopir angkot dan andong yang diliburkan selama arus mudik Lebaran
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan uang kompensasi bagi ribuan sopir angkutan tradisional, yang diliburkan selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Bantuan ini diberikan sebagai pengganti penghasilan mereka selama tidak beroperasi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan sebanyak 3 ribu sopir angkot, becak, dan andong menerima kompensasi dengan total anggaran mencapai Rp6,9 miliar.
"Saya sudah cek Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi Jawa Barat, seluruh uangnya sudah mulai terdistribusi malam ini dan besok selesai semuanya," ujar Dedi dikutip Jumat 13 Maret 2026.
kompensasi tersebut diberikan kepada sopir angkutan yang beroperasi di sejumlah daerah di Jawa Barat, seperti Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, serta Bandung.
Menurutnya, sebagian sopir diliburkan sebelum Idulfitri untuk mengurai kepadatan jalur mudik, sementara sebagian lainnya diliburkan setelah Lebaran guna mengantisipasi lonjakan arus wisata.
"Kita pertimbangkan sopir diliburkan bukan hanya arus mudik, tetapi juga arus wisata setelah hari raya," ucapnya.
Selain menyalurkan kompensasi, Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan berbagai layanan untuk mendukung kelancaran mudik. Salah satunya dengan menghadirkan mobil operasional gubernur jenis Mercedes-Benz yang telah dimodifikasi menjadi kendaraan layanan kesehatan darurat.
Kendaraan tersebut akan ditempatkan di Tol Cipali untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis selama perjalanan mudik.
Menurut Dedi, ide tersebut muncul setelah melihat kejadian warga yang harus melahirkan di pinggir jalan tol karena keterbatasan fasilitas kesehatan di jalur perjalanan.
"Hari ini akan diluncurkan ke tol Cipali sehingga nanti kalau ada melahirkan di jalan, melahirkan di Mercy, jangan lagi di pinggir jalan," katanya.
Pada kesempatan itu, Dedi juga mengimbau masyarakat untuk menghargai para petugas yang bekerja selama masa mudik dan perayaan Idulfitri. Ia menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga petugas kebersihan yang tetap bertugas saat masyarakat merayakan hari raya.
"Dan petugas kebersihan saya juga mengucapkan selamat ya, terima kasih. Mereka adalah bagian penting ketika orang salat Eid, dia memungut sampah. Hatur nuhun," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

