4 Tips Makan Lebih Sehat Setelah Idul Adha, Hindari Kolesterol dan Diabetes

Perayaan Idul Adha menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim, karena di momen ini menjadi waktu menikmati beragam hidangan dan olahan daging yang lezat.

4 Tips Makan Lebih Sehat Setelah Idul Adha, Hindari Kolesterol dan Diabetes
makanan sehat/istock

INILAHKORAN.COM, Bandung - Perayaan Idul Adha menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim, karena di momen ini menjadi waktu menikmati beragam hidangan dan olahan daging yang lezat.

Berbagai olahan daging biasanya akan disajikan untuk disantap bersama keluarga dan kerabat.

Akan tetapi, sebagian orang mungkin akan mengabaikan kesehatannya saat Idul Adha, terutama dalam menjaga pola makan setelahnya.

Berikut ini 4 tips makan lebih sehat setelah Idul Adha untuk hindari kolesterol dan diabetes dilansir dari Egypt Today.

1. Utamakan sumber protein tanpa lemak
Disarankan untuk memulai setiap hidangan dengan protein tanpa lemak seperti ikan bakar, daging sapi tanpa lemak, yogurt, telur, atau dada ayam panggang. Konsumsi protein ini terlebih dahulu akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama sepanjang hari dan mengatur gula darah. Jika Anda berlatih kekuatan, ini juga akan mendukung pertumbuhan otot.

2. Konsumsi serat yang cukup
Campurkan sayuran hijau, biji-bijian, buah-buahan, dan biji-bijian ke dalam makanan Anda sebanyak mungkin. Mengonsumsi serat yang cukup tidak hanya membantu pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan, tetapi juga menurunkan kadar kolesterol serta mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung dalam jangka panjang.

3. Kendalikan porsi makanan
Mengontrol porsi makanan dapat membantu Anda merasa kenyang lebih cepat. Anda dapat mencoba menggunakan piring yang lebih kecil dan mengisi setengahnya dengan sayuran atau buah-buahan serta seperempatnya dengan karbohidrat.

4. Batasi makanan olahan
Meskipun pizza berpepperoni atau burger berair terlihat menggugah, mengonsumsinya secara teratur dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, memengaruhi pencernaan, dan lebih banyak lagi. Batasi konsumsi makanan olahan dan prioritaskan makanan kaya nutrisi.


Editor : Firda Rachmawati