660 Kakek Nenek Meriahkan Pekan Olahraga Lansia 2025 di Kota Bandung

Sebanyak 660 peserta lansia dari 30 kecamatan di Kota Bandung, ikut memeriahkan Pekan Olahraga (POR) Lansia 2025 yang resmi dibuka di Gedung Graha Binangkit, Selasa 28 Oktober 2025.

660 Kakek Nenek Meriahkan Pekan Olahraga Lansia 2025 di Kota Bandung
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 28-30 Oktober 2025 tersebut, mempertandingkan tiga cabang olahraga yaitu senam lansia, catur dan tenis meja. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 660 peserta lansia dari 30 kecamatan di Kota Bandung, ikut memeriahkan Pekan Olahraga (POR) Lansia 2025 yang resmi dibuka di Gedung Graha Binangkit, Selasa 28 Oktober 2025.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 28-30 Oktober 2025 tersebut, mempertandingkan tiga cabang olahraga yaitu senam lansia, catur dan tenis meja.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin secara resmi membuka acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi terhadap semangat para lansia yang tetap aktif dan produktif di usia senja.

“Meskipun usia sudah di atas 60 tahun, saya bisa merasakan semangatnya seperti usia 26 tahun. Wajah-wajah para peserta ini penuh kebahagiaan dan menjadi contoh bagi generasi muda,” kata Erwin.

Ia menilai, olahraga memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para lansia. Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga senior.

“Dengan aktif bergerak, otot-otot akan terlatih dan hormon kebahagiaan keluar. Lansia yang kuat lebih dicintai Allah daripada yang lemah,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan ajang tersebut, sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan. 

“Bapak Ibu datang ke sini membawa semangat, tawa dan kebahagiaan. Insyaallah langkah-langkah bapak ibu hari ini menjadi amal kebaikan dan membawa berkah bagi kita semua,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung Sigit Iskandar menjelaskan POR Lansia merupakan agenda tahunan Pemkot Bandung sebagai bentuk penghormatan terhadap warga senior yang telah berkontribusi bagi kota.

“Tahun ini kami mengusung tema Energy of Lansia sebagai bentuk penghargaan terhadap semangat juang dan produktivitas para senior yang terus berenergi positif melalui olahraga,” kata Sigit Iskandar.

Menurutnya, tiga cabang olahraga yang dipertandingkan dipilih karena mampu menjaga kebugaran dan koordinasi tubuh tanpa membebani fisik secara berlebihan. Para pemenang nantinya akan mendapatkan trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan.

Acara juga dihadiri perwakilan DPRD Kota Bandung, PKK Kota Bandung, Dharma Wanita Persatuan dan berbagai organisasi lansia seperti LLI, PWRI serta KLP Kota Bandung.


Editor : Doni Ramdhani