7 Musisi Indonesia yang Gratiskan Royalti Lagu untuk Kafe dan Restoran
Berikut 7 musisi yang menggratiskan royalti lagu untuk diputar di kafe dan restoran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Di tengah polemik royalti musik yang tengah ramai dibicarakan, sejumlah musisi Indonesia memilih mengambil langkah berbeda.
Mereka memutuskan membebaskan lagu-lagu ciptaan dari kewajiban membayar royalti, sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha kecil seperti kafe, restoran, hingga musisi kafe.
Kebijakan ini membuat para pelaku usaha bisa memutar lagu tanpa terbebani biaya tambahan, meski bagi musisi berarti melepas salah satu sumber pendapatan.
Daftar musisi yang Membebaskan royalti lagu
-
Ahmad Dhani (Dewa 19)
Mengizinkan lagu-lagu Dewa 19, terutama versi bersama Virzha dan Ello, diputar di kafe atau restoran tanpa membayar royalti. Pemilik usaha cukup mengirim pesan langsung untuk mendapatkan izin resmi. -
Rhoma Irama
Melalui kanal YouTube pribadinya, Raja Dangdut ini memperbolehkan siapa pun membawakan seluruh lagunya tanpa biaya royalti. -
Charly Van Houten (Setia Band)
Tak hanya membebaskan royalti, Charly juga memberikan hadiah berupa uang tunai atau merchandise bagi kafe atau restoran yang memutar lagunya di ruang publik. -
Thomas Ramdhan (Bassis GIGI)
Memberi izin gratis kepada musisi kafe dengan honor di bawah Rp5 juta per acara, asalkan tidak digunakan untuk kepentingan komersial seperti iklan. -
Sam Sianata
Menggratiskan tiga lagu ciptaannya untuk pelaku usaha di sektor pariwisata dan kuliner, khususnya di Bali dan Manado. -
Juicy Luicy (Uan Kaisar)
Menyatakan seluruh karyanya bebas diputar di ruang publik dan memberikan saran alternatif musik bebas royalti bagi pelaku usaha. -
Ari Lasso
Mantan vokalis Dewa 19 ini juga menyatakan lagu-lagu solonya bebas diputar di kafe, restoran, maupun ruang publik tanpa royalti. Ari mengatakan langkah ini diambil untuk mendukung industri kuliner dan pariwisata yang selama ini menjadi bagian dari ruang berkarya musik Indonesia.
Langkah para musisi ini mendapat apresiasi luas dari pelaku usaha, karena membantu mengurangi beban operasional di tengah tantangan ekonomi.
Editor : Firda Rachmawati


