Tom Lembong Minta Publik Tak Bully Auditor BPKP di Kasus Dugaan Korupsi Gula
Tom Lembong meminta agar publik tidak merudung auditor BPKP
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong, mengimbau publik untuk tidak merundung auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang terlibat dalam perhitungan kerugian negara terkait kasus dugaan korupsi importasi gula di Kementerian Perdagangan.
Tom menegaskan, laporan dugaan maladministrasi yang diajukan ke Ombudsman RI bersama tim hukumnya tidak ditujukan kepada individu, melainkan seluruh tim audit yang menghitung kerugian negara dalam perkara tersebut.
“Tolong auditor muda, Ibu CK, jangan di-bully di media sosial. Beliau hanya menjalankan tugas, dan saya bahkan menghormati beliau sebagai sosok yang cerdas, seperti terlihat di persidangan,” ujar Tom.
Ia menekankan, langkah pelaporan ini bertujuan mendorong perbaikan dalam proses audit di masa depan, khususnya yang dilakukan oleh auditor internal pemerintah.
“Yang kami laporkan adalah segenap tim audit, bukan individu. Tim ini terdiri dari beberapa pejabat dan petugas BPKP yang resmi ditugaskan oleh pejabat berwenang,” jelasnya.
Tom juga mengajak masyarakat untuk tetap menghormati para auditor BPKP. “Tidak layak menyerang individu. Tujuan kami adalah membuka apa yang sebenarnya terjadi, agar bisa diambil langkah korektif demi kebaikan bersama,” katanya.
Dalam laporannya, Tom dan tim penasihat hukum menduga terdapat ketidaksesuaian data serta metode perhitungan kerugian negara dalam Laporan Hasil Audit BPKP Tahun 2025 yang digunakan dalam kasus dugaan korupsi importasi gula tersebut.
Editor : Firda Rachmawati

