INILAHKORAN, Sukajaya- Sebanyak 32 unit rumah di Kampung Babakan Lebak, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor mengalami kerusakan. Akibatnya, 73 warga mengungsi.
Bahkan, 13 unit rumah diantarnya ambruk hingga rata dengan tanah pada Sabtu 31 Oktober 2021 malam WIB. Untuk menghindari timbulnya korban jiwa maupun luka, 35 kepala keluarga yang tinggal di 32 unit rumah tersebut mengungsi ke rumah sanak saudaranya, di kampung yang sama.
"Akibat pergeseran tanah yang dipicu hujan deras selama beberapa hari, 13 unit rumah ambruk atau rusak berat, 13 unit rumah mengalami rusak sedang seperti dinding dan lantai yang retak dan 6 unuit rumah lainnya rusak kecil. 35 keluarga yang tinggal di puluhan rumah tersebut, pun sudah mengungsi ke rumah keluarganya yang lebih aman dari potensi bencana alam," kata Kepala Desa Harkat Jaya Neneng Mulyati kepada wartawan, Minggu 31 Oktober 2021.
Wanita berusia 35 tahun ini menambahkan sebelum rumah ambruk, Pemdes Harkat Jaya sudah mengajukan pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) atau turap ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Bogor.
"Jauh sebelumnya, karena ada potensi pergerakan tanah atau longsor akibat bencana alam awal Tahun 2020, Pemdes Harkat Jaya sudah mengajukan permohonan pembangunan TPT atau turap. Namun belum terealisasi, rumahnya keburu ambruk," tambahnya.
Neneng menuturkan rencananya, 35 keluarga atau 73 orang pengungsi tersebut akan direlokasi rumahnya ke hunian tetap (Huntap) Desa Harkat Jaya atau Desa Sukaraksa dan Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
"Rencananya, 73 orang pengungsi tersebut akan direlokasi ke Huntap di Desa Harkat Jaya, Sukajaya atau Desa Sukaraksa dan Desa Cigudeg, Cugudeg. Mudah-mudahan di Tahun 2022 mendatang, bisa diwujudkan oleh Pemkab Bogor maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," tutur Neneng.
Ia menjelaskan hingga kini, pihak Pemdes Harkat Jaya masih menghitung prakiraan kerugian. Dari kejadian bencana alam semalam, warga Kampung Babakan Lebak tidak ada yang mengalami luka maupun terjadi korban jiwa.
"Sebelum rumah ambruk, warga Kampunh Babakan Lebak RT 01 RW 10 sudah mengungsi ke rumah sanak saudaranya hingga tidak ada korban luka maupun jiwa, saat ini kami masih menghitung prakiraan kerugian," jelasnya.*** (Reza Zurifwan)