Delapan Warga Karawang Lolos Program Magang IM Japan ke Jepang

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang memberangkatkan 8 orang ke Jepang. 

Delapan Warga Karawang Lolos Program Magang IM Japan ke Jepang
Kepala Bidang Bina Pelatihan dan Produktivitas Disnaketrans Karawang Puspita Wulansari mengatakan program magang IM Japan bekerjasama antara Disnaker Karawang dan Kemeterian Ketenagakerjaan. (nila kusuma)

‎INILAHKORAN.ID - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang memberangkatkan 8 orang ke Jepang

Mereka merupakan peserta program pemagangan international manpower (IM) Japan yang lulus melalui beberapa tahapan seleksi.

Kepala Bidang Bina Pelatihan dan Produktivitas Disnaketrans Karawang Puspita Wulansari mengatakan program magang IM Japan bekerjasama antara Disnaker Karawang dan Kemeterian Ketenagakerjaan.

"Mereka merupakan peserta yang sudah mengikuti tahapan seleksi dan dinyatkan siap untuk bekerja di Jepang. Ini merupakan pertama kali Disnaker Karawang memberangkatkan warga Karawang magang diluar negeri," kata Wulan, Jumat 13 Maret 2026.

Menurutnya, setelah tiba di Jepang para peserta magang tidak langsung bekerja di perusahaan. Mereka kembali harus mengikuti masa pelatihan selama satu bulan. Pelatihan kali ini agar peserta mendapat pembekalan dan adaptasi terhadap budaya dan aktivitas baik dilingkungan kerja dan masyarakatnya.

"Peserta masih harus mengikuti pelatihan untuk mengenal budaya Jepang dan lingkungan kerja disana,” katanya.

‎Wulan mengatakan Disnaker Karawang masih akan melakukan pemberangkatan tahap selanjutnya. Saat ini peserta masih mengikuti pelatihan nasional di Lembang untuk persiapan tahap berikutnya. 
"Setelah mengikuti pelatihan ini dalam program pemagagan ini mereka akan kita kirim ke Jepang" katanya.

Dia menambahkan, dengan program pemagagan ke Jepang ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi serta pengalaman kerja internasinal bagi tenaga kerja muda asal Karawang

Program ini juga membuka peluang peningkatan ketersmpilan dan kesejahteraan peserta setelah kembali ke Indonesia.  


Editor : Doni Ramdhani