Abah Indra M. Tohir Hadir di Konvoi Persib, Kenang Masa Emas dan Apresiasi Sukses Era Bojan Hodak

Suasana Gedung Sate, Minggu (25/5/2025), terasa begitu istimewa. Ribuan bobotoh memadati halaman gedung bersejarah itu, merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga 1 musim 2024/25.

Abah Indra M. Tohir Hadir di Konvoi Persib, Kenang Masa Emas dan Apresiasi Sukses Era Bojan Hodak
Abah Indra M. Tohir Hadir di Konvoi Persib, Kenang Masa Emas dan Apresiasi Sukses Era Bojan Hodak

INILAHKORAN, Bandung – Suasana Gedung Sate, Minggu (25/5/2025), terasa begitu istimewa. Ribuan bobotoh memadati halaman gedung bersejarah itu, merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga 1 musim 2024/25.

Namun di antara gemerlap selebrasi dan gegap gempita para pendukung setia, hadir sosok yang menyita perhatian: pelatih legendaris Indra M. Tohir atau yang akrab disapa Abah Tohir.

Meski tak lagi berdiri di garis pinggir lapangan, karisma Abah Tohir tetap terasa kuat. Senyumnya ramah, tatapannya tenang, dan kehadirannya langsung mengundang nostalgia panjang para pencinta Persib.

Ia bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga saksi hidup dari perjalanan panjang Maung Bandung menuju kejayaan.

Abah Tohir adalah sosok penting dalam sejarah emas Persib. Di bawah kepemimpinannya, klub kebanggaan Jawa Barat ini sukses menjuarai Kompetisi Perserikatan 1993/94 dan Liga Indonesia 1994/95.

Tidak hanya itu, ia juga pernah mengantar Persib berlaga di kancah Asia dalam ajang Piala Champions Asia, dan sempat dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Edisi Bulanan AFC—sebuah pencapaian langka yang masih dikenang hingga kini.

Namun dalam balutan kesederhanaannya, Abah Tohir menolak untuk terlalu membanggakan dirinya.

"Ya itu (penilaian) mereka, silakan saja. Buat saya, (keberhasilan) itu kuncinya latihan. Ya alhamdulillah, zaman saya juga sudah ada hasilnya," ujar Abah Tohir merendah, sebagaimana dikutip dari pernyataannya dalam acara perayaan tersebut.

Kehadirannya di momen juara kali ini bukan hanya sebagai tamu kehormatan, tetapi juga sebagai simbol kesinambungan semangat dan perjuangan.

Ia pun tak lupa memberikan pujian tinggi kepada pelatih Persib saat ini, Bojan Hodak, yang sukses membawa tim menjadi juara dua musim beruntun.

"Menurut saya, ini karena memang metode (pengelolaan klub), kualitas pemain, dan sebagainya sudah banyak yang bagus. Selamat, karena artinya mereka (Persib) berjuang terus untuk mencapai prestasi tinggi," ujarnya penuh apresiasi.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan