Ada Apa, Kasus Menurun tapi BOR Pusat Isolasi di Kab Bogor Meningkat?
Tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) Pusat Isolasi Covid-19 di Kecamatan Kemang maupun Cibogo, Kecamatan Megamendung mengalami kenaikan signifikan, dari awalnya 4 menjadi 52 perhari ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor-Tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) Pusat Isolasi Covid-19 di Kecamatan Kemang maupun Cibogo, Kecamatan Megamendung mengalami kenaikan signifikan, dari awalnya 4 menjadi 52 perhari ini.
Hal itu bukan karena meningkat secara tajam angka penyebaran wabah virus corona (Covid-19), tetapi karena adanya arahan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang meminta pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) untuk dirawat di isolasi terpusat (Isoter).
"Akhir pekan lalu, angka BOR Pusat Isolasi Covid 19 di Kecamatan Kemang cuma terisi 4 orang pasien, lalu karena adanya arahan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang meminta pasien Covid-19 yang sedang Isoman untuk dirawat di Isoter maka tingkat BORnya mengalami peningkatan signifikan menjadi 51 orang pasien," ungkap Kabid Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Ani Bersari Harahap kepada wartawan, Jumat, (20/08/2021).
Wanita yang ramah ini menerangkan untuk angka atau tigkat BOR di Pusat Isolasi Covid-19 di Cibogo, Kecamatan Megamendung juga mengalami kenaika walaupun tidak signifikan.
"Angka atau tigkat BOR di Pusat Isolasi Covid-19 di Cibogo, Kecamatan Megamendung akhir pekan lalu nol, lalu perhari ini naik menjadi 11 orang atau ranjang," terangnya.
Ani menuturkan dengan dirawat di Pusat Isolasi Covid-19 atau Isoter, lebih baik dan aman jikalau dibandingkan apabila pasien Covid-19 tersebut menjalani Isoman di rumahnya.
"Kalau pasien Covid-19 menjalani Isoman kan bisa menularkan wabah tersebut ke keluarganya terutama yang rawan terpapar seperti para lanjut usia (Lansia), maka secra persuasif dibantu Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat desa atau kelurahan, kami pun melakukan tindakan persuasif agar pasien Covid-19 berkategori orang tanpa gejala (OTG) tersebut secara sukarela mau dirawat di Pusat Isolasi Covid-19," tutur Ani.
Ia menjelaskan saat ini, angka penularan wabah Covid-19 di Bumi Tegar Beriman terus mengalami penurunan, dimana angka penyebarannya berada di angka 171 orang dengan angka kesembuhan mencapai 198 orang.
"Angka penyebaran wabah Covid-19 terus menurun, bahkan angka atau tingkat BOR di rumah sakit makin berkurang dari pekan lalu di angka 32 persen menjadi 30 persen. Saat ini, kasus kesembuhan ada 198 orang dan tidak ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia," jelasnya.
Sebelumnya, Sabtu, (14/08/2021) lalu, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta Pemkab Bogor lmenambah Pusat Isolasi Covid-19, karena menurut data yang sudah terhimpun, banyak pasien Covid-19 yang sembuh karena dirawat saat dirawat di Pusat Isolasi atau Isoter.
"Tracing harus ditingkatkan giatnya, lalu bagi mereka yang terpapar wabah Covid-19 harus dirawat di pusat isolasi Covid-19 karena 99 persen pasien sembuh setelah dirawat 8 hingga 13 hari di tempat tersebut," jelasnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Bsafaat

